
Bola.net - Arema FC gagal meraih poin penuh saat menjamu Persegres Gresik United di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (14/6) sore. Pada laga tersebut, Arema hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Laskar Joko Samudro.
Singo Edan tampil baik di awal-awal babak pertama. Mengandalkan Hendro Siswanto dan Egi Melgiansyah, anak asuh Rahmad Darmawan ini mampu mendominasi penguasaan bola di lini tengah.
Sementara Persegres yang bertekad mencuri poin di Stadion Kanjuruhan tampil lebih defensif dengan hanya menempatkan Aldo Barreto sebagai ujung tombak tunggal. Strategi ini mampu menyulitkan penggawa Arema untuk memasuki pertahanan Persegres.
Namun usaha Persegres untuk mencuri poin nyatanya semakin berat setelah Aldo Barreto harus ditarik keluar karena cedera. Posisinya pun digantikan oleh Riski Novriansyah yang didukung Shohei Matsunaga di kiri dan Siswanto di sisi kanan.
Sepanjang babak pertama, kedua tim gagal menciptakan peluang matang. Dari kubu tuan rumah, tercatat sebuah tendangan Dendi Santoso dan Hendro Siswanto yang benar-benar mengancam gawang Persegres yang dikawal Sandi Firmansyah.
Sementara Persegres mendapatkan peluang dari tendangan keras Erol Iba pada menit ke-38. Skor imbang tanpa gol pun mengakhiri jalannya babak pertama.
Di paruh kedua, tim tamu mencoba menggebrak dengan tampil lebih berani menyerang. Namun justru Arema yang mampu memecah kebuntuan. Adalah Greg Nwokolo yang mampu memaksimalkan kemelut di depan gawang Persegres pada menit ke-58.
Sukses mencetak satu gol, Arema semakin gencar menekan pertahanan Laskar Joko Samudro. Empat menit berselang, Arema memiliki kesempatan untuk menambah gol. Sayang eksekusi penalti Albrto Goncalves masih mampu ditepis dengan baik oleh kiper Persegres, Firmansyah.
Memasuki menit 68, Arema harus bermain dengan 10 pemain setelah Victor Igbonefo mendapatkan kartu merah. Kartu ini diberikan wasit Oki Dwi Putra setelah Igbonefo dinilai sebagai orang terakhir melakukan pelanggaran kepada Riski Novriansyah.
Unggul jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan Persegres untuk terus menekan pertahanan Arema. Hasilnya, berawal dari tendangan sudut Siswanto pada menit ke-79, Persegres mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Ambrizal.
Kedudukan imbang membuat pertandingan semakin seru. Kedua tim pun silih berganti memberikan ancaman. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil tersebut, Arema hanya mampu menambah satu poin dan tetap menempati peringkat kedua di bawah Persipura dengan 49 poin. Sementara Persegres tetap tertahan di peringkat 11 klasemen sementara Indonesia Super League.
(bola/dzi)
Singo Edan tampil baik di awal-awal babak pertama. Mengandalkan Hendro Siswanto dan Egi Melgiansyah, anak asuh Rahmad Darmawan ini mampu mendominasi penguasaan bola di lini tengah.
Sementara Persegres yang bertekad mencuri poin di Stadion Kanjuruhan tampil lebih defensif dengan hanya menempatkan Aldo Barreto sebagai ujung tombak tunggal. Strategi ini mampu menyulitkan penggawa Arema untuk memasuki pertahanan Persegres.
Namun usaha Persegres untuk mencuri poin nyatanya semakin berat setelah Aldo Barreto harus ditarik keluar karena cedera. Posisinya pun digantikan oleh Riski Novriansyah yang didukung Shohei Matsunaga di kiri dan Siswanto di sisi kanan.
Sepanjang babak pertama, kedua tim gagal menciptakan peluang matang. Dari kubu tuan rumah, tercatat sebuah tendangan Dendi Santoso dan Hendro Siswanto yang benar-benar mengancam gawang Persegres yang dikawal Sandi Firmansyah.
Sementara Persegres mendapatkan peluang dari tendangan keras Erol Iba pada menit ke-38. Skor imbang tanpa gol pun mengakhiri jalannya babak pertama.
Di paruh kedua, tim tamu mencoba menggebrak dengan tampil lebih berani menyerang. Namun justru Arema yang mampu memecah kebuntuan. Adalah Greg Nwokolo yang mampu memaksimalkan kemelut di depan gawang Persegres pada menit ke-58.
Sukses mencetak satu gol, Arema semakin gencar menekan pertahanan Laskar Joko Samudro. Empat menit berselang, Arema memiliki kesempatan untuk menambah gol. Sayang eksekusi penalti Albrto Goncalves masih mampu ditepis dengan baik oleh kiper Persegres, Firmansyah.
Memasuki menit 68, Arema harus bermain dengan 10 pemain setelah Victor Igbonefo mendapatkan kartu merah. Kartu ini diberikan wasit Oki Dwi Putra setelah Igbonefo dinilai sebagai orang terakhir melakukan pelanggaran kepada Riski Novriansyah.
Unggul jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan Persegres untuk terus menekan pertahanan Arema. Hasilnya, berawal dari tendangan sudut Siswanto pada menit ke-79, Persegres mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Ambrizal.
Kedudukan imbang membuat pertandingan semakin seru. Kedua tim pun silih berganti memberikan ancaman. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil tersebut, Arema hanya mampu menambah satu poin dan tetap menempati peringkat kedua di bawah Persipura dengan 49 poin. Sementara Persegres tetap tertahan di peringkat 11 klasemen sementara Indonesia Super League.
(bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 14 Juni 2013, 20:00

-
Review ISL: Arema Gagal Taklukkan Persegres
Bola Indonesia 14 Juni 2013, 17:45
-
Barito Target Bawa Pulang Poin dari Kandang Persiram
Bola Indonesia 14 Juni 2013, 11:42
-
Bendol Syukuri Poin Penuh di Kandang Persepam MU
Bola Indonesia 14 Juni 2013, 10:33
-
Dikabarkan Bakal Diakuisisi City, Arema Cronous Membantah
Bola Indonesia 14 Juni 2013, 09:24
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR