Bola.net - AC Milan Glorie masih terlalu tangguh bagi skuad Indonesia All Star. Bambang Pamungkas dkk dipaksa takluk dengan skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (09/2) petang.
Pertandingan sendiri berlangsung menarik sejak menit pertama. Bahkan dalam 10 menit laga berjalan, AC Milan mampu menciptakan dua peluang emas melalui sundulan Stefano Eranio dan tendangan Massimo Oddo.
Milanisti yang memenuhi Gelora Bung Karno akhirnya bersorak Serginho mencetak gol pertama. Sebuah akselerasi dari sisi kiri pertahanan Indonesia All Star mampu diakhiri dengan sebuah tendangan melengkung ke tiang jauh yang gagal diamankan Hendro Kartiko.
Indonesia mencoba membalas usai gol tersebut, hasilnya pada menit ke-34 sebuah tendangan keras dari Bambang Pamungkas gagal diantisipasi dengan baik oleh Massimo Taibi.
Di penghujung babak pertama, Indonesia All Star harus kembali tertinggal melalui tendangan Andriy Shevchenko. Gol tersebut menjadi gol terakhir di babak pertama.
Pertandingan seakan tak mengendur di babak kedua. Lima menit babak kedua berjalan Maurizio Ganz masuk menggantikan Shevchenko.
Bambang Pamungkas benar-benar menjadi momok pertahanan AC Milan Glorie pada laga ini. Kali ini giliran sundulan mantan pemain Persija Jakarta pada menit ke-57 yang gagal diantisipasi Taibi sekaligus menyamakan kedudukan.
Namun lagi-lagi AC Milan Glorie berhasil kembali menjauh. Kali ini giliran pemain yang baru masuk, Maurizio Ganz yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66.
Pesta AC Milan Glorie akhirnya di tutup oleh gol kedua Serginho pada akhir laga. Gol kedua Serginho ini juga merupakan gol keenamnya ke gawang Indonesia setelah empat gol ia cetak pada pertemuan di 2011 silam. (bola/dzi)
Pertandingan sendiri berlangsung menarik sejak menit pertama. Bahkan dalam 10 menit laga berjalan, AC Milan mampu menciptakan dua peluang emas melalui sundulan Stefano Eranio dan tendangan Massimo Oddo.
Milanisti yang memenuhi Gelora Bung Karno akhirnya bersorak Serginho mencetak gol pertama. Sebuah akselerasi dari sisi kiri pertahanan Indonesia All Star mampu diakhiri dengan sebuah tendangan melengkung ke tiang jauh yang gagal diamankan Hendro Kartiko.
Indonesia mencoba membalas usai gol tersebut, hasilnya pada menit ke-34 sebuah tendangan keras dari Bambang Pamungkas gagal diantisipasi dengan baik oleh Massimo Taibi.
Di penghujung babak pertama, Indonesia All Star harus kembali tertinggal melalui tendangan Andriy Shevchenko. Gol tersebut menjadi gol terakhir di babak pertama.
Pertandingan seakan tak mengendur di babak kedua. Lima menit babak kedua berjalan Maurizio Ganz masuk menggantikan Shevchenko.
Bambang Pamungkas benar-benar menjadi momok pertahanan AC Milan Glorie pada laga ini. Kali ini giliran sundulan mantan pemain Persija Jakarta pada menit ke-57 yang gagal diantisipasi Taibi sekaligus menyamakan kedudukan.
Namun lagi-lagi AC Milan Glorie berhasil kembali menjauh. Kali ini giliran pemain yang baru masuk, Maurizio Ganz yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66.
Pesta AC Milan Glorie akhirnya di tutup oleh gol kedua Serginho pada akhir laga. Gol kedua Serginho ini juga merupakan gol keenamnya ke gawang Indonesia setelah empat gol ia cetak pada pertemuan di 2011 silam. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
The Jakmania Siapkan Aksi Rp 2000 Untuk BP
Bola Indonesia 9 Februari 2013, 21:50
-
Bola Indonesia 9 Februari 2013, 19:50

-
Review: Pelajaran Berharga Dari Para Legenda
Bola Indonesia 9 Februari 2013, 18:51
-
Rully Nere Siap Hadapi Maldini dkk
Bola Indonesia 8 Februari 2013, 19:54
-
Maldini dan Costacurta Tebar Psy War
Bola Indonesia 6 Februari 2013, 21:14
LATEST UPDATE
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR