
Arema langsung tampil menggebrak begitu laga dimulai. Upaya ini sempat membuahkan peluang emas kala laga belum genap berjalan dua menit. Sayang, sepakan Cristian Gonzales, memanfaatkan sodoran Samsul Arif, masih bisa diblok pemain belakang Sriwijaya FC.
Laskar Wong Kito -julukan Sriwijaya- coba membalas semenit kemudian. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Arema dalam melakukan backpass, Sergie Djiohua Pakome mencuri bola. Namun, upayanya melepas tembakan ke gawang Ahmad Kurniawan masih bisa dihalangi pemain belakang Arema, dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Delapan menit laga berjalan, Sriwijaya FC harus bermain dengan sepuluh orang. Ahmad Sumardi menerima kartu merah langsung usai melanggar Benny Wahyudi.
Pelanggaran tersebut mengakibatkan cedera kepala yang cukup parah bagi Benny Wahyudi. Posisinya akhirnya digantikan Gilang Ginarsa.
Unggul jumlah pemain, Arema kian agresif. Menit 10, mereka kembali memiliki peluang melalui tendangan lob Beto Goncalves. Namun, Firdaus Ramadhan sigap menghalau bola dari mulut gawang Sriwijaya.
Vendry Mofu sempat memiliki peluang apik di menit 13. Sayang sepakannya, mendapat umpan Yohanis Nabar, masih bisa diantisipasi Ahmad Kurniawan.
Kebuntuan pecah menit 16. Memanfaatkan umpan Samsul Arif, Alberto Goncalves menyundul bola membobol gawang Sriwijaya, yang dikawal Fauzi Toldo.
Ketinggalan satu gol, Sriwijaya coba membalas. Memanfaatkan kecepatan Erol Iba dan Siswanto, anak asuh Subangkit ini berupaya menyamakan kedudukan.
Menit 24, Arema kembali mendapat peluang. Sepakan Samsul Arif dari luar kotak penalti mengarah tepat ke gawang. Namun, kali ini, Toldo sigap mengamankan gawangnya. Semenit kemudian, Toldo kembali menyelamatkan gawangnya dari sepakan keras mantan penggawa Persela Lamongan ini.
Samsul menjadi momok lini belakang Sriwijaya. Pergerakannya terus membahayakan lini belakang Sriwijaya. Sayang, umpan akuratnya, menit 28, gagal dimanfaatkan Cristian Gonzales untuk menggandakan keunggulan.
Menit 31, Suharno menarik keluar Arif Suyono dan memasukkan Sunarto.
Kedua tim terlibat jual beli serangan sepanjang sisa babak pertama. Namun, sampai wasit Solikin meniup peluit tanda babak pertama usai, skor tak berubah.
Di babak kedua, Samsul Arif ditarik. Posisinya di sektor sayap kiri diisi Irsyad Maulana.
Masuknya Irsyad membuat serangan Arema kian bertenaga. Alhasil, dua menit laga babak kedua berjalan, Arema mendapat peluang emas melalui tendangan bebas Ahmad Bustomi. Sayang, sepakan Sang Kapten masih tipis melenceng dari gawang Toldo.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan di menit 53. Sepakan Lancine Kone dari luar kotak penalti gagal diantisipasi Ahmad Kurniawan, dan menyamakan kedudukan.
Gol Kone melecut motivasi penggawa Sriwijaya. Mereka tampil lebih agresif, berusaha untuk menambah gol ke gawang AK, sapaan karib Ahmad Kurniawan.
Enggan terus-terusan tertekan, Arema memasukkan tenaga baru. Gustavo Lopez, pemain yang baru dipinang, dimasukkan di menit 70, menggantikan Gede Sukadana.
Masuknya Gustavo membawa perubahan. Arema kembali memegang kendali permainan dan aliran bola ke depan menjadi lebih variatif. Namun, umpan-umpan matangnya masih belum bisa dimanfaatkan barisan penyerang Arema.
Menit 78, Arema mendapat hadiah penalti usai Sunarto dilanggar Erol Iba. Meski pemain Sriwijaya melancarkan protes, Wasit Solikin bergeming dengan keputusannya. Namun, peluang emas tersebut disia-siakan Beto. Sepakannya melenceng dari gawang Fauzi Toldo.
Seakan bakal berakhir imbang 1-1, Sunarto muncul sebagai pahlawan di sisa pertandingan berkat dua golnya pada menit ke-83 dan 87. Gol pertama Sunarto cetak lewat sebuah tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti yang gagal dibendung Toldo. Sementara gol kedua Sunarto berkat kerjasama cantik antara Cristian Gonzales, Beto Goncalves dan diakhiri finishing cantik dari Sunarto.
Gol dari Sunarto ini sekaligus menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga tersebut. Arema pun memulai langkah mereka di Piala Gubernur Jatim 2013 dengan raihan tiga poin.
(den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tampil Apik, Gustavo Lopez dan Sunarto Tuai Pujian
Bola Indonesia 16 Desember 2013, 21:50
-
Suharno Akui Penampilan Arema Masih Banyak Kekurangan
Bola Indonesia 16 Desember 2013, 20:25
-
Sriwijaya FC Dibekuk Arema, Subangkit Tak Kecewa
Bola Indonesia 16 Desember 2013, 20:19
-
Review: Sunarto Bawa Singo Edan Terkam Sriwijaya FC
Bola Indonesia 16 Desember 2013, 17:06
-
Sriwijaya FC Bakal Ikuti Turnamen di Singapura
Bola Indonesia 16 Desember 2013, 16:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR