Seperti diketahui, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, yang merupakan Kepala Federasi Sepakbola Asia (AFC), mengandalkan dukungan suara-suara dari anggotanya, untuk menantang kandidat utama lain, Gianni Infantino, pelaksana ketua sepakbola Eropa. Dan Indonesia serta Kuwait merupakan anggota dari federasi yang ia pimpin.
Pemilihan sendiri diprediksi akan berlangsung dalam dua putaran. Pasalnya, bila ingin menang dalam satu putaran, kandidat butuh dua pertiga suara mayoritas, yang kelihatannya akan sulit diraih oleh kandidat manapun.
Hanya diperlukan suara mayoritas untuk memenangi putaran kedua pemilihan. Dengan dua anggota yang diskors, 207 anggota FIFA lainnya berhak mengikuti pemungutan suara pada kongres di Zurich.
Sebagaimana rilis FIFA, nasib Indonesia dan Kuwait sendiri bakal ditentukan pada Kongres Tahunan FIFA yang akan digelar pada Mei mendatang. Artinya, dalam pemilihan besok, Indonesia dan Kuwait masih belum bisa memberikan hak suaranya.
Sebagai informasi, Indonesia diskors dari sepakbola internasional pada Mei tahun lalu setelah pemerintah dinilai melakukan intervensi kepada PSSI. Kuwait diskors pada Oktober karena pemerintah mereka diduga mengintervensi sepakbola di negara Teluk itu. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketua BOPI: Cabut SK Pembekuan PSSI? Pemerintah Jangan Gegabah
Bola Indonesia 25 Februari 2016, 16:49
-
Sanksi Belum Dicabut, Indonesia Tak Bisa Pilih Presiden FIFA
Bola Indonesia 25 Februari 2016, 11:02
-
FIFA Akan Kembali Bahas Sanksi Indonesia Pada Mei 2016
Bola Indonesia 25 Februari 2016, 10:51
-
Komisi X: Pemerintah Tidak Punya Iktikad Baik
Bola Indonesia 22 Februari 2016, 22:25
-
Menghadap AFC dan FIFA, Hari Ini Tim Ad-Hoc Terbang ke Malaysia
Bola Indonesia 16 Februari 2016, 06:51
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR