Bola.net - - Kericuhan suporter pada laga antara Arema FC dan Persib Bandung akhir pekan lalu menelan korban jiwa. Seorang Aremania, Dimas Duha Romli, akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis.
Kabar meninggalnya Dimas diterima manajemen Arema FC pada Rabu sore. Menurut manajemen Arema, meninggalnya korban diduga akibat sesak napas.
"Manajemen sangat berduka dengan adanya kejadian ini. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah," ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji.
"Ini merupakan kejadian yang sama-sama tidak kita harapkan," sambungnya.
Menurut Sudarmaji, manajemen telah berupaya sekuat mungkin membantu penanganan korban. Namun, sambung pria 42 tahun tersebut, pengaduan baru masuk ke Arema pada Rabu pukul 13.00 siang.
"Kami langsung bertindak cepat dan meminta agar korban ditangani secara maksimal. Namun, takdir berkata lain, Dimas harus meninggal dunia," tuturnya.
Lebih lanjut, Sudarmaji mengungkap kronologi meninggalnya Dimas berdasar versi keluarga. Usai pertandingan, papar Sudarmaji, korban sempat pulang ke rumahnya. Kemudian, Senin (16/04), korban mengeluh sesak napas. Kemudian, oleh keluarga, ia dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang.
"Namun, kondisinya makin menurun hingga kritis. Akhirnya, ia dirujuk ke RSSA," paparnya.
Lebih lanjut, Sudarmaji berharap agar korban-korban kericuhan yang belum terdata bisa segera melapor. Hal tersebut, sambung pria asal Banyuwangi ini, agar korban bisa lebih cepat ditangani.
"Manajemen Arema berjanji untuk menanggung semua biaya perawatan korban sampai benar-benar pulih," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Penyebab Meninggalnya Aremania Korban Kericuhan Suporter
Bola Indonesia 18 April 2018, 20:41
-
Seorang Aremania Korban Kericuhan Suporter Meninggal Dunia
Bola Indonesia 18 April 2018, 17:48
-
Kronologi Kericuhan Suporter di Laga Arema vs Persib Versi Maung Bandung
Bola Indonesia 18 April 2018, 16:14
-
Manajemen dan Pemain Arema Jenguk Korban Kerusuhan Suporter
Bola Indonesia 17 April 2018, 16:25
-
Viking Kecam Oknum Aremania yang Rusuh saat Jamu Persib
Bola Indonesia 17 April 2018, 12:27
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR