Pembatalan turnamen pra-musim, terpaksa dilakukan PT Liga Indonesia (PT LI) akibat tidak mendapat rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang dibentuk Kemenpora.
"Sepak bola Indonesia saat ini sedang digiring kepada suatu kehancuran total. Para pemimpin bangsa yang beraneka ragam ini, hendaknya menjunjung tinggi perbedaan karena NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) didirikan dalam keanekaragaman. Di saat kami sudah tidak berdaya kemana kami mencari perlindungan?" ujar Manajer Perseru Serui, Yan Pieter Ayorbaba.
Rekomendasi dari BOPI ditunggu karena merupakan bagian untuk mengajukan permohonan izin keramaian kepada kepolisian. Namun, BOPI justru meminta PT Li untuk berkoordinasi dengan Tim Transisi, yang dibentuk Kemenpora untuk menjalankan kewenangan PSSI. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sepakbola Indonesia Tak Jelas, Ini Kata Perseru Serui
Bola Indonesia 21 Mei 2015, 20:54
-
Inilah Lima Delegasi Tim Transisi ke FIFA
Bola Indonesia 21 Mei 2015, 20:14
-
Dilarang Berkantor di Senayan, PSSI Kebakaran Jenggot
Bola Indonesia 21 Mei 2015, 14:54
-
Aji Santoso: Timnas U-23 Tak Terganggu Krisis Sepakbola Nasional
Tim Nasional 21 Mei 2015, 13:03
-
Turnamen Pra-Musim Batal, PSSI Kecam Menpora
Bola Indonesia 21 Mei 2015, 10:31
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR