Bola.net - Milan Petrovic angkat bicara soal musim pertamanya di Indonesia dan maraknya pembicaraan mengenai match fixing belakangan ini. Pelatih Arema FC tersebut mengaku senang tak ada satu pun orang yang mendekatinya untuk berkomplot dalam mengatur pertandingan.
"Saya sama sekali tidak memiliki pengalaman buruk dengan match fixing di Indonesia. Tak ada seorang pun yang mengajak saya berbuat curang seperti ini," ujar Milan Petrovic, pada Bola.net, di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (29/11).
"Mungkin mereka tahu bahwa saya tidak mau hal-hal culas seperti itu. Saya hanya ingin tim saya menang dengan jujur. Sedikit pun, saya tak punya keinginan untuk masuk dalam dunia seperti itu," sambungnya.
Milan pun yakin bahwa selama ini para pemainnya jauh dari perbuatan lancung tersebut. Pasalnya, menurut pelatih asal Serbia ini, para pemainnya selalu menunjukkan tekad dan determinasi untuk meraih kemenangan.
"Saya selalu bersama dengan mereka. Saya lihat, sejak latihan hingga pertandingan, anak-anak saya selalu bermain dengan sepenuh hati. Mereka selalu menunjukkan tekad ingin menang," tuturnya.
Lebih lanjut, Milan menyebut bahwa match fixing tak hanya terjadi di Indonesia. Di seluruh belahan dunia, termasuk di Eropa, praktik lancung pengaturan pertandingan ini terjadi.
"Saya memang tak pernah terlibat atau mengetahui langsung. Namun, saya dapat banyak informasi soal ini," ucapnya.
"Jangan kira juga hal seperti ini hanya terjadi di Indonesia. Ini hanya bagian kecil. Di Italia, salah satu negara raksasa sepak bola, hal macam ini juga marak," sambung pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Milan sendiri mengaku tak mudah untuk menghentikan praktik match fixing. Namun, ia meminta agar semua pihak tak lelah dalam berusaha membersihkan sepak bola dari kegiatan culas macam ini.
"Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu menyebarkan hal positif di sepak bola. Banyak sisi indah dari sepak bola. Ini yang harus kita sebarkan untuk merawat harapan," tandasnya.
Video Menarik
Chelsea pernah membuat kesalahan mendatangkan para pemain ini, siapa saja mereka?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sekjen PSSI: Saya Tidak Kenal Vigit Waluyo
Bola Indonesia 30 November 2018, 21:49
-
Berantas Match Fixing, PSSI Nantikan Kolaborasi Dengan Kemenpora
Bola Indonesia 30 November 2018, 19:27
-
Sekjen PSSI Sebut Kasus Hidayat Segera Ditindak Komdis
Bola Indonesia 30 November 2018, 19:19
-
Tersangkut Kasus Pengaturan Skor, Hidayat Ingin Segera Disidang
Bola Indonesia 30 November 2018, 08:30
-
Ternyata, Edy Rahmayadi Sudah Pernah Minta Mundur dari PSSI
Bola Indonesia 30 November 2018, 08:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
-
Declan Rice Bela Viktor Gyokeres: Arsenal Tak Akan di Puncak Tanpa Dia
Liga Inggris 4 Januari 2026, 20:26
-
Tempat Menonton Man City vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 4 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR