
Bola.net - Pengalaman bermain di La Liga memberi banyak pelajaran berharga bagi Marash Kumbulla. Bek asal Albania itu merasakan langsung kerasnya persaingan menghadapi para penyerang terbaik dunia.
Musim lalu, Kumbulla menjalani petualangan bersama Espanyol sebelum kini memperkuat Mallorca sebagai pemain pinjaman dari AS Roma. Kesempatan itu membuatnya bertemu dengan banyak pemain elite, termasuk Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.
Sebagai seorang bek tengah, Kumbulla harus menghadapi tantangan berbeda saat berjumpa Real Madrid maupun Barcelona. Ia bahkan mengaku mendapat pengalaman unik ketika mencoba menghentikan pergerakan dua bintang tersebut.
Nama Lamine Yamal sendiri kini memang sedang menjadi sorotan besar di Spanyol. Penampilan luar biasanya bersama Barcelona membuat banyak lawan mulai menganggapnya sebagai pemain paling berbahaya di Eropa.
Kumbulla Ungkap Sulitnya Menghadapi Mbappe dan Yamal

Kumbulla mengaku menghadapi Mbappe memberikan tekanan besar bagi seorang bek tengah. Penyerang Real Madrid itu dinilai sangat aktif bergerak di area pertahanan lawan dan memaksa bek terus fokus sepanjang pertandingan.
Meski demikian, Kumbulla justru merasa Lamine Yamal memiliki sesuatu yang berbeda dibanding pemain lain. Winger muda Barcelona itu disebut punya kemampuan membaca permainan yang sulit dipahami.
Menurut Kumbulla, Yamal selalu mampu mengambil keputusan sepersekian detik lebih cepat dibanding lawannya. Situasi itu membuat para bek sering terlambat bereaksi saat mencoba menghentikan aksinya.
"Saya menjaga Mbappe dengan ketat karena sebagai striker tengah ia lebih sering bermain di area saya di lapangan; Lamine sering berpindah ke sayap, tetapi pengamatannya dari lapangan sangat tidak masuk akal. Sepertinya-olah ia selalu tiba sedetik lebih awal, mengalahkan semua orang," ungkap Kumbulla kepada Goal.
Raphinha Sampai Angkat Tangan Soal Kehebatan Yamal

Penampilan impresif Lamine Yamal ternyata bukan hanya diakui lawan. Rekan setimnya sendiri di Barcelona bahkan tak ragu memberikan pujian besar kepada pemain berusia 18 tahun tersebut.
Yamal kini berkembang menjadi sosok penting dalam skema permainan Hansi Flick. Kreativitas, kecepatan berpikir, dan kemampuannya mengeksploitasi ruang membuat Barcelona sangat bergantung pada kontribusinya.
Banyak pengamat menilai Yamal sudah melampaui status wonderkid biasa. Ia kini dianggap sebagai salah satu winger terbaik dunia meski usianya masih sangat muda.
Raphinha bahkan secara terbuka mengakui bahwa dirinya tidak bisa melakukan hal-hal luar biasa seperti yang diperlihatkan Yamal di lapangan. “Jika saya bermain di sayap kanan, jangan mengharapkan sesuatu yang istimewa karena saya bukan Lamine. Lamine adalah bintang dan hal-hal yang ia lakukan," serunya.
Klasemen Liga Spanyol
(Goal)
Baca Juga:
- Lamine Yamal Terancam Absen di Laga Perdana Spanyol pada Piala Dunia 2026
- Barcelona Dominasi La Liga, 6 Pemain Masuk Tim Terbaik Musim 2025/2026
- Di Usia 18 Tahun, Trofi Lamine Yamal Sudah Lebih Banyak dari Messi dan Ronaldo, Apa Saja?
- Chelsea Tunjuk Xabi Alonso, 5 Bintang Ini Bisa Jadi Rekrutan Gila Pertamanya di Stamford Bridge
- Real Madrid Beruntung Punya Mbappe dan Vinicius Jr: Keduanya Adalah Pemain Paling Merepotkan di Dunia
- Usai Bungkam Sevilla, Alvaro Arbeloa Puji Kedewasaan Real Madrid dan Beri Sinyal Laga Perpisahan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Minta Real Madrid Bajak Marcus Rashford dari Barcelona
Liga Spanyol 21 Mei 2026, 16:57
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR