"Ada pemahaman yang salah kaprah dari pemerintah terkait reformasi tata kelola sepakbola nasional," ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali, pada .
"Proses akuisisi Persiram Raja Ampat menjadi PS TNI dan Surabaya United jadi Bhayangkara Surabaya United, yang tak transparan dan akuntabel awal dari kesalahkaprahan tentang reformasi tata kelola," sambungnya.
Menurut Akmal, negara tak sadar bahwa masuknya TNI dan Polri ke Indonesia Soccer Championship (ISC) hanya merupakan alat bargaining agar PT GTS, yang notabene jelmaan PT Liga, bisa jadi operator.
"Akhirnya, negara -atau dalam hal ini TNI dan Polri- tersandera," tuturnya.
Lebih lanjut, SOS menilai, ketimbang menjadi bagian dari permasalahan, yang berupaya dibenahi pemerintah, polisi lebih baik fokus menghentikan bandar-bandar judi yang masuk ke sepakbola Indonesia.
"Mereka harus memproses oknum-oknum yang terlibat match fixing, match acting dan match setting yang menghantui sepakbola indonesia," tuturnya.
"Sementara, TNI kembali ke barak saja," ia menandaskan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
SOS: Reformasi Tata Kelola Sepakbola Nasional Salah Kaprah
Bola Indonesia 25 Mei 2016, 19:28
-
Apung Widadi Optimis Tim Transisi Bakal Sukses
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 17:44
-
Nama-Nama 'Calon Tim Transisi' Beredar, Ini Tanggapan SOS
Bola Indonesia 30 April 2015, 21:16
-
SOS Soroti Skor Mencolok Jelang Akhir Musim ISL
Bola Indonesia 5 Juli 2013, 18:00
-
SOS Sebut Ada Enam Kasus Pengaturan Skor di Indonesia
Bola Indonesia 12 Maret 2013, 21:41
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR