
Bola.net - Manajemen Sriwijaya FC membuat terobosan baru untuk mengembangkan unit usaha sekaligus memberikan pemasukan kepada tim kebanggaan masyarakat Palembang tersebut.
Maraknya ketertarikan masyarakat akan sepeda jenis fixie benar-benar dimanfaatkan oleh manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri dengan meluncurkan sepeda fixie dengan logo klub Sriwijaya FC.
"Kami mengakomodasi keinginan pencinta SFC dengan mengeluarkan sepeda untuk dijual secara bebas sekaligus untuk menambah pemasukan klub," kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin.
"Bagi pengumpul pernak-pernik SFC, inilah kesempatan untuk menambah koleksi. Apalagi gaya hidup bersepeda sudah memasyarakat di kota-kota metropolis," tambahnya.
Manajemen klub itu akan melakukan promosi dengan menempatkan sepeda itu pada gerai resmi SFC, seperti di Outlet Swarna Dwipa, Sekretariat SFC di Ruko Palembang Square Mal, dan Outlet penjualan tiket di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring
Sementara, Pemilik Hak Paten Sepeda SFC, Erick Litus Kaharuddin mengatakan harga sepeda itu relatif murah untuk jenis fixie yakni Rp2,5 juta per unit. Dan dirinya juga memberikan garansi apabila rangka patah ketika dikendarai oleh pengendara dengan bobot 100 kg.
Sriwijaya FC menjadi klub profesional asal Sumsel yang tidak mendapatkan bantuan dana APBD sejak tahun 2012.
Sejak awal musim manajemen klub aktif dalam mencari pemasukan melalui sponsor dan kerja sama dengan perusahaan BUMD dan BUMN." (ant/dzi)
Maraknya ketertarikan masyarakat akan sepeda jenis fixie benar-benar dimanfaatkan oleh manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri dengan meluncurkan sepeda fixie dengan logo klub Sriwijaya FC.
"Kami mengakomodasi keinginan pencinta SFC dengan mengeluarkan sepeda untuk dijual secara bebas sekaligus untuk menambah pemasukan klub," kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin.
"Bagi pengumpul pernak-pernik SFC, inilah kesempatan untuk menambah koleksi. Apalagi gaya hidup bersepeda sudah memasyarakat di kota-kota metropolis," tambahnya.
Manajemen klub itu akan melakukan promosi dengan menempatkan sepeda itu pada gerai resmi SFC, seperti di Outlet Swarna Dwipa, Sekretariat SFC di Ruko Palembang Square Mal, dan Outlet penjualan tiket di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring
Sementara, Pemilik Hak Paten Sepeda SFC, Erick Litus Kaharuddin mengatakan harga sepeda itu relatif murah untuk jenis fixie yakni Rp2,5 juta per unit. Dan dirinya juga memberikan garansi apabila rangka patah ketika dikendarai oleh pengendara dengan bobot 100 kg.
Sriwijaya FC menjadi klub profesional asal Sumsel yang tidak mendapatkan bantuan dana APBD sejak tahun 2012.
Sejak awal musim manajemen klub aktif dalam mencari pemasukan melalui sponsor dan kerja sama dengan perusahaan BUMD dan BUMN." (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajemen Sriwijaya FC Target Menang di Papua
Bola Indonesia 11 Mei 2012, 22:00
-
Sriwijaya FC Luncurkan Sepeda Fixie Berlogo Klub
Bola Indonesia 11 Mei 2012, 20:30
-
Ke Papua, Sriwijaya FC Bawa 21 Pemain
Bola Indonesia 10 Mei 2012, 20:00
-
Sriwijaya FC Tegaskan tak Gunakan Dana APBD
Bola Indonesia 9 Mei 2012, 15:45
-
ISL U-21: Persita Tangerang Siap Kejutkan Sriwijaya FC
Bola Indonesia 9 Mei 2012, 08:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR