Bola.net - Semua pun tahu, tugas utama seorang striker adalah mencetak gol. Bila tak mampu mencetak angka untuk tim yang dibelanya, kualitas seorang penyerang patut dipertanyakan. Itulah yang terjadi pada tim Persegres Gresik United saat ini.
Ujung tombak utama tim Persegres, Pape Ndiaye belum mencetak satu gol pun dari dua pertandingan yang sudah dijalani di kompetisi Indonesia Super League (ISL). Justru Pape kalah produktif dibanding gelandang lincah Reza Mustofa.
Mantan pemain Persema dan Arema Cronous ini sudah menyumbang tiga gol, masing-masing satu gol di laga lawan Persik Kediri, dan dua gol di pertandingan kontra Persijap Jepara. Sedangkan Elthon Maran juga sudah menceploskan satu gol.
Meski Pape mandul, toh pelatih Persegres, Agus Yuwono masih mantan anak buahnya di Persidafon tersebut. Menurut Agus, meski belum pernah mencatatkan namanya di papan skor, Pape memiliki kontribusi untuk tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini.
"Peran Pape sangat bagus. Dia bisa membuka peluang bagi rekannya," bela Agus kepada pemain kesayangannya tersebut.
Agus berkilah, kualitas penyerang tak melulu dilihat dari besaran jumlah gol yang dijaringkan. Namun, bisa juga dilihat dari perannya terhadap tim. "Pemain lawan hanya fokus terhadap Pape, tapi melupakan pemain lainnya. Hal inilah yang dimanfaatkan Reza dan Maran," pungkas Agus. [initial]
(bola/faw)
Ujung tombak utama tim Persegres, Pape Ndiaye belum mencetak satu gol pun dari dua pertandingan yang sudah dijalani di kompetisi Indonesia Super League (ISL). Justru Pape kalah produktif dibanding gelandang lincah Reza Mustofa.
Mantan pemain Persema dan Arema Cronous ini sudah menyumbang tiga gol, masing-masing satu gol di laga lawan Persik Kediri, dan dua gol di pertandingan kontra Persijap Jepara. Sedangkan Elthon Maran juga sudah menceploskan satu gol.
Meski Pape mandul, toh pelatih Persegres, Agus Yuwono masih mantan anak buahnya di Persidafon tersebut. Menurut Agus, meski belum pernah mencatatkan namanya di papan skor, Pape memiliki kontribusi untuk tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini.
"Peran Pape sangat bagus. Dia bisa membuka peluang bagi rekannya," bela Agus kepada pemain kesayangannya tersebut.
Agus berkilah, kualitas penyerang tak melulu dilihat dari besaran jumlah gol yang dijaringkan. Namun, bisa juga dilihat dari perannya terhadap tim. "Pemain lawan hanya fokus terhadap Pape, tapi melupakan pemain lainnya. Hal inilah yang dimanfaatkan Reza dan Maran," pungkas Agus. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Persepam, Belum ada Rotasi di Lini Belakang PSM
Bola Indonesia 9 Februari 2014, 19:11
-
Persela Target Patahkan Dominasi Persebaya
Bola Indonesia 9 Februari 2014, 15:43
-
Bola Indonesia 9 Februari 2014, 15:40

-
Kurniawan-Agung-Rasyid Dipantau Timnas U-23
Bola Indonesia 9 Februari 2014, 12:28
-
Persebaya Waspadai Kejutan Joko Tingkir
Bola Indonesia 9 Februari 2014, 12:24
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
-
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Liga Champions 9 April 2026, 12:15
-
Julian Alvarez Membuktikan Kelasnya di Hadapan Barcelona
Liga Champions 9 April 2026, 11:48
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR