Dari dua turnamen tersebut, langkah Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan selalu terhenti pada babak delapan besar. Tren permainan mereka pun tidak stabil. Bahkan di perempat final Piala Jenderal Sudirman, Surabaya United selalu kalah dan menjadi juru kunci.
"Yang dicari dari turnamen adalah mengasah kemampuan pemain secara perorangan, grup dan tim. Akhirnya kami punya tim performanya yang meningkat," jelas Ibnu Grahan menanggapi tiga kekalahan timnya di Grup E.
Meski gagal total di delapan besar, Ibnu masih berbesar hati. Menurutnya, selalu ada hikmah di balik segala kejadian yang menerpa timnya. "Sekarang kalau ada kompetisi, tim ini sudah siap," tegas pelatih berkumis tebal ini.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surabaya United Sudah Siap Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 26 Desember 2015, 13:18
-
Surabaya United Jeblok, ini Alibi Ibnu
Bola Indonesia 26 Desember 2015, 10:59
-
Surabaya United Terima Dua Undangan Turnamen
Bola Indonesia 26 Desember 2015, 10:40
-
Gagal di Piala Jenderal Sudirman, Surabaya United Tetap Eksis
Bola Indonesia 25 Desember 2015, 08:51
-
Surabaya United Kurang Greget dan Mandul
Bola Indonesia 22 Desember 2015, 17:54
LATEST UPDATE
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR