Dari dua turnamen tersebut, langkah Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan selalu terhenti pada babak delapan besar. Tren permainan mereka pun tidak stabil. Bahkan di perempat final Piala Jenderal Sudirman, Surabaya United selalu kalah dan menjadi juru kunci.
"Yang dicari dari turnamen adalah mengasah kemampuan pemain secara perorangan, grup dan tim. Akhirnya kami punya tim performanya yang meningkat," jelas Ibnu Grahan menanggapi tiga kekalahan timnya di Grup E.
Meski gagal total di delapan besar, Ibnu masih berbesar hati. Menurutnya, selalu ada hikmah di balik segala kejadian yang menerpa timnya. "Sekarang kalau ada kompetisi, tim ini sudah siap," tegas pelatih berkumis tebal ini.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surabaya United Sudah Siap Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 26 Desember 2015, 13:18
-
Surabaya United Jeblok, ini Alibi Ibnu
Bola Indonesia 26 Desember 2015, 10:59
-
Surabaya United Terima Dua Undangan Turnamen
Bola Indonesia 26 Desember 2015, 10:40
-
Gagal di Piala Jenderal Sudirman, Surabaya United Tetap Eksis
Bola Indonesia 25 Desember 2015, 08:51
-
Surabaya United Kurang Greget dan Mandul
Bola Indonesia 22 Desember 2015, 17:54
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot Dipertaruhkan di Laga Kontra PSG?
Liga Inggris 6 April 2026, 11:44
-
Prediksi Juventus vs Genoa 6 April 2026
Liga Italia 6 April 2026, 11:38
-
Waduh! Chelsea Siap Jual Rugi Alejandro Garnacho di Musim Panas 2026
Liga Inggris 6 April 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR