
Bola.net - Tampil dalam turnamen Piala Presiden, Persija Jakarta dipastikan tidak diperkuat pemain asal Nepal, Rohit Chand. Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus, menerangkan jika Rohit merupakan pemain berstatus tim nasional.
Sementara Indonesia, masih dalam sanksi FIFA yang jatuh pada 30 Mei lalu. Diterangkan FP- sapaan Ferry Paulus- pemain dengan label Timnas negara lain sementara tidak bisa berkiprah di sepak bola Indonesia. Hal tersebut, berbeda dengan pemain asing lain, yang tidak memiliki ikatan dengan Timnas.
"Jadi, tidak mungkin Rohit dipanggil. Dia memang pemain asing, tapi tidak bisa bermain di negara yang disanksi sebagai pemain Timnas. Kecuali, pemain asing yang tidak terikat di Timnas," ungkapnya.
Sedangkan dua pemain asing lainnya yang juga sempat membela Persija, Yevgeni Kabayev dan Martin Vunk, sudah kembali ke negaranya masing-masing. Yakni, Rusia dan Estonia. Bahkan Martin Vunk, kini sudah mendapatkan klub baru.
Nantinya, Macan Kemayoran- julukan skuad Persija Jakarta- direncana melakukan persiapan untuk tampil dalam turnemen Piala Presiden Selasa (18/8). Namun, FP juga memiliki kendala lainnya. Yakni, masih harus menunggu kesediaan para pemain dan tim pelatih untuk kembali bergabung. Karena itu, pihaknya menawarkan pembayaran utang gaji selama sekitar empat bulan.
"Saya pikir Alan Aciar oke. Sebab, kebutuhan pemain tergantung pelatih," tutupnya.(esa) (esa/yp)
Sementara Indonesia, masih dalam sanksi FIFA yang jatuh pada 30 Mei lalu. Diterangkan FP- sapaan Ferry Paulus- pemain dengan label Timnas negara lain sementara tidak bisa berkiprah di sepak bola Indonesia. Hal tersebut, berbeda dengan pemain asing lain, yang tidak memiliki ikatan dengan Timnas.
"Jadi, tidak mungkin Rohit dipanggil. Dia memang pemain asing, tapi tidak bisa bermain di negara yang disanksi sebagai pemain Timnas. Kecuali, pemain asing yang tidak terikat di Timnas," ungkapnya.
Sedangkan dua pemain asing lainnya yang juga sempat membela Persija, Yevgeni Kabayev dan Martin Vunk, sudah kembali ke negaranya masing-masing. Yakni, Rusia dan Estonia. Bahkan Martin Vunk, kini sudah mendapatkan klub baru.
Nantinya, Macan Kemayoran- julukan skuad Persija Jakarta- direncana melakukan persiapan untuk tampil dalam turnemen Piala Presiden Selasa (18/8). Namun, FP juga memiliki kendala lainnya. Yakni, masih harus menunggu kesediaan para pemain dan tim pelatih untuk kembali bergabung. Karena itu, pihaknya menawarkan pembayaran utang gaji selama sekitar empat bulan.
"Saya pikir Alan Aciar oke. Sebab, kebutuhan pemain tergantung pelatih," tutupnya.(esa) (esa/yp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tampil di Piala Presiden, Persija Pastikan Tak Panggil Rohit Chand
Bola Indonesia 16 Agustus 2015, 23:38
-
FP Masih Yakin Pemain Lama Perkuat Persija di Piala Presiden
Bola Indonesia 16 Agustus 2015, 19:58
-
Persija Pastikan Rendi Batal Gabung Persebaya
Bola Indonesia 15 Agustus 2015, 13:39
-
Tim Pelatih Persija Masih Tunggu Komando Rahmad Darmawan
Bola Indonesia 15 Agustus 2015, 13:32
-
Ingin Pemain Kembali, Persija Tawarkan Pembayaran Utang Gaji
Bola Indonesia 15 Agustus 2015, 12:27
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR