
Bola.net - Aji Santoso resmi menangani Persebaya Surabaya setelah ditunjuk menggantikan Wolfgang Pikal. Aji langsung memimpin latihan tim di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Kamis (31/10/2019).
Bagi Aji, menjadi pelatih Persebaya adalah kesempatan yang sangat ditunggu-tunggu. Karena dia punya banyak kenangan manis dengan tim kebanggaan Arek Suroboyo tersebut.
"Jujur saja, saya melatih Persebaya ini dream come true, impian yang menjadi kenyataan," kata Aji Santos usai memimpin latihan.
"Karena, saya dulu ketika saya main dibesarkan Persebaya, juga membesarkan Persebaya," imbuh arsitek asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu.
Ketika menjadi pemain, Aji pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia 1997. Saat melatih, dia menyelamatkan Persebaya dari degradasi pada ISL 2010, dan menjadi juara paruh musim Liga Premier Indonesia.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Paham Karakter Persebaya
Dengan pengalamannya bermain dan melatih Persebaya, Aji mengaku cukup tahu karakter tim kebanggaan Kota Pahlawan tersebut. Termasuk apa yang diinginkan oleh suporternya.
"Menurut saya Persebaya tidak asing buat, saya benar-benar memahami bagaimana karakter suporter, bagaimana keinginan tim ini bermain," jelas Aji.
"Insyaallah sangat paham dengan karakter Persebaya," tegas mantan juru taktik Persela Lamongan tersebut.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rendi Irwan Berharap Aji Santoso Bisa Memberi Warna Baru bagi Persebaya
Bola Indonesia 31 Oktober 2019, 22:41
-
Dua Pelatih Sudah Jadi 'Korban', Aji Santoso Tidak Trauma Tangani Persebaya
Bola Indonesia 31 Oktober 2019, 22:33
-
Bangkitkan Persebaya dari Keterpurukan Jadi Tantangan Besar Aji Santoso
Bola Indonesia 31 Oktober 2019, 19:51
-
Tangani Persebaya, Aji Santoso: Impian yang Menjadi Kenyataan
Bola Indonesia 31 Oktober 2019, 19:44
-
Ini Alasan Manajemen Persebaya Memilih Aji Santoso sebagai Pelatih
Bola Indonesia 31 Oktober 2019, 18:58
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR