
Bola.net - Persebaya Surabaya punya rekam jejak yang tidak bersahabat dengan pemain asing asal Afrika. Banyak pemain Afrika yang gagal di Kota Pahlawan. Mungkinkah catatan itu berlanjut pada Alie Sesay?
Sejak pertama kali pemain asing diperbolehkan bermain di Indonesia pada 1995, beberapa legiun asing memang mempunyai tempat di hati Bonek, loyalis Persebaya.
Namun dari puluhan pemain yang datang, sangat sulit menyebut pemain asal Afrika yang benar-benar sukses di Surabaya.
Gerbong kedatangan pemain asal Benua Hitam ini pertama kali terjadi pada Liga Indonesia 1998-1999. Tak tanggung-tanggung, tiga pemain asal Benua Hitam direkrut Bajul Ijo, yakni Joseph Lewano (Kamerun), Ali Shaha (Burkina Faso), dan Musa Kallon (Sierra-Leone).
Musa Kallon bisa dibilang pemain Afrika paling sukses yang pernah membela Persebaya. Berkat ketajamannya di depan gawang lawan, Persebaya diantar ke final Divisi Utama. Sayang di partai puncak mereka harus takluk dari PSIS Semarang.
Setelah era ketiga pemain itu sejumlah nama direkrut Persebaya Surabaya. Namun, Brice Fomegne (Kamerun), Anthony Jommah Ballah (Liberia), Auguntine Kettor (Liberia), Batang Baissom (Kamerun), Frank Bamidele Bob Imanuel (Nigeria), dan Raymond N’Sangue (Kamerun), gagal memenuhi ekspektasi.
Era ISL Hingga Liga 1
Setelah kompetisi bertransformasi menjadi Liga Super Indonesia (ISL), Persebaya kembali membuka keran pemain asing asal Afrika pada musim 2009-2010.
Sayangnya, kedatangan John Takpor (Liberia), Ngon A Djam (Kamerun), dan Roger Batoum (Kamerun) tak mampu menyelematkan mereka dari degradasi.
Tetapi dari ketiganya, hanya John Takpor yang masih diandalkan Persebaya saat berkompetisi di Liga Primer Indonesia 2011. Setelahnya, Persebaya baru kembali membuka diri kepada pemain Afrika pada Liga 1 2019.
Tetapi striker asal Guinea-Bissau, Amido Balde gagal mempertahankan performa apiknya di pramusim dan harus terdepak di putaran kedua. Makan Konate berhasil dihadirkan di awal musim 2020 setelah 'merebutnya' dari klub rival, Arema FC.
Tetapi playmaker asal Mali tersebut hanya sempat memberikan gelar turnamen Piala Gubernur Jatim 2020, sebelum pamit dari Persebaya karena ketidakjelasan kompetisi tahun lalu.
Alie Sesay Dibayangi Kegagalan
Beban berat pun kini berada di pundak Alie Sesay yang baru saja direkrut Persebaya untuk musim ini. Pemain asal Inggris yang memiliki kewarganegaraan Sierra Leone ini merupakan pemain Afrika ke-15 yang bakal memperkuat Green Force, julukan Persebaya.
Sebagai seorang pemain belakang, Alie diharapkan mampu menghadirkan rasa nyaman bagi pertahanan Persebaya. Apalagi pilar pertahanan lainnya yakni Rizky Ridho, Arif Satria dan Rachmat Irianto kerap dipanggil Timnas Indonesia.
Keberadaannya bakal sangat krusial bagi Persebaya dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2021/22. Dengan postur yang tinggi besar, jebolan Leicester City ini tak hanya sanggup berduel untuk mempertahankan areanya tapi juga membantu serangan Persebaya dalam situasi bola mati.
Disadur dari Bola.com (Wahyu Pratama/Wiwig Prayugi, 5 Agustus 2021)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Koko Araya Absen Cukup Lama, Persebaya Ogah Tambah Pemain Lagi
- Asep Berlian Tambah Intensitas Latihan Sambut Bergulirnya Liga 1 2021
- Terungkap, BRI Jadi Titel Sponsor Liga 1 yang Baru
- Iwan Setiawan Akui Kepergian Brian Ferreira Ganggu Persiapan Persela
- PT LIB Sebut Prokes di Liga 1 Bakal Lebih Ketat dari Piala Menpora
- Brian Ferreira Pamit, Begini Komentar Pelatih Persela
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Akan Gelar Uji Coba Jika PPKM Berakhir
Bola Indonesia 6 Agustus 2021, 22:09
-
Ihwal Pemahaman Taktik Pemain Persebaya, Ini Kata Aji Santoso
Bola Indonesia 6 Agustus 2021, 21:02
-
Koko Araya Absen Cukup Lama, Persebaya Ogah Tambah Pemain Lagi
Bola Indonesia 5 Agustus 2021, 22:30
-
Pelatih Persebaya Sampaikan Kabar Gembira Terkait Bruno Moreira
Bola Indonesia 4 Agustus 2021, 22:04
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR