Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius

Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
Ekspresi gelandang Persebaya Surabaya, Milos Raickovic usai membobol gawang PSBS Biak, Sabtu (2/5/2026) (c) Dok. Persebaya Surabaya

Bola.net - Milos Raickovic resmi mengakhiri kerja samanya dengan Persebaya Surabaya pada Senin (1/6/2026). Gelandang asal Montenegro itu menyampaikan pengumuman perpisahan melalui akun Instagram pribadinya. Kejadian mengejutkan ini sontak menandai akhir dari perjalanannya di pentas kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Kepergian sang pemain merupakan bagian dari rencana perombakan skuad tim. Keputusan ini diambil untuk menatap sengitnya persaingan kompetisi Super League 2026/2027 mendatang. Hal tersebut langsung memicu reaksi beragam dari publik sepak bola nasional.

Selama satu musim, ia menjadi sosok sentral di bawah arahan Bernardo Tavares. Namun, ada satu pesan kontroversial yang mengundang tanda tanya besar. Pesan misterius itu sangat disorot oleh basis suporter setia.

Pesan emosional tersebut memuat apresiasi sekaligus sindiran untuk pihak tertentu. Mari kita ulas akhir perjalanan Milos bersama tim kebanggaan Kota Pahlawan ini.

1 dari 3 halaman

Kebanggaan Membela Panji Persebaya

Penampilan pemain asing ini di lini tengah layak mendapat apresiasi tinggi. Dia sukses mencatatkan tiga gol serta empat assist yang krusial. Catatan statistik itu ditorehkannya dari 33 penampilan di ajang BRI Super League 2025/2026.

Momen paling berkesan baginya terjadi saat bertanding melawan skuad PSBS Biak. Kala itu, dia sukses menyarangkan dua gol indah ke gawang lawan. Performanya sukses membungkam kritik awal terkait konsistensi permainannya di lapangan.

"Merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi saya bisa mengenakan jersey Persebaya. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini dan saya sangat puas dengan musim yang telah kami lalui bersama," tulis Raickovic.

2 dari 3 halaman

Energi Suporter dan Harapan Kesuksesan

Adaptasi gelandang ini dengan gaya bermain tim sangat ditunjang oleh suporter setia. Kehadiran mereka selalu memberikan suntikan motivasi ekstra pada setiap laga kandang maupun tandang.

Atmosfer luar biasa di stadion sungguh membekas dalam memori kariernya. Energi tersebut dianggap sebagai sebuah keistimewaan yang luar biasa berharga. Sang pemain merasa sangat bersyukur atas dukungan tanpa henti tersebut.

"Ucapan terima kasih khusus saya sampaikan kepada Bonek dan Bonita. Semangat, loyalitas, dan energi luar biasa kalian membuat klub ini menjadi sangat istimewa. Bermain di depan kalian adalah pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan," kata Milos.

"Persebaya adalah klub besar yang selalu pantas mendapatkan hasil terbaik. Saya yakin masa depan akan membawa kesuksesan dan trofi untuk klub ini. Mungkin suatu hari nanti jalan kita akan bertemu kembali. Salam satu nyali, WANI!" tegasnya.

3 dari 3 halaman

Sindiran Misterius di Penghujung Cerita

Di balik rentetan memori indah itu, terselip sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan. Unggahan perpisahannya diwarnai oleh satu kalimat pengecualian misterius untuk sosok tertentu.

Pernyataan tersebut langsung memancing rasa penasaran publik dan suporter. Banyak orang menduga ada perlakuan buruk yang diterima sang pemain. Spekulasi mengenai konflik internal pun mulai berhembus sangat kencang.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di klub (kecuali satu orang) atas dukungan, kepercayaan, dan momen-momen yang telah kita lalui bersama selama saya berada di Persebaya,” tulis Milos Raickovic.

Manajemen Persebaya Surabaya kini perlahan harus segera melupakan polemik tersebut. Mereka harus kembali fokus penuh pada persiapan menatap kompetisi musim depan. Skuad asuhan pelatih Bernardo Tavares dikabarkan telah sepakat merekrut sejumlah pilar anyar.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL