
Bola.net - Milos Raickovic resmi mengakhiri kerja samanya dengan Persebaya Surabaya pada Senin (1/6/2026). Gelandang asal Montenegro itu menyampaikan pengumuman perpisahan melalui akun Instagram pribadinya. Kejadian mengejutkan ini sontak menandai akhir dari perjalanannya di pentas kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kepergian sang pemain merupakan bagian dari rencana perombakan skuad tim. Keputusan ini diambil untuk menatap sengitnya persaingan kompetisi Super League 2026/2027 mendatang. Hal tersebut langsung memicu reaksi beragam dari publik sepak bola nasional.
Selama satu musim, ia menjadi sosok sentral di bawah arahan Bernardo Tavares. Namun, ada satu pesan kontroversial yang mengundang tanda tanya besar. Pesan misterius itu sangat disorot oleh basis suporter setia.
Pesan emosional tersebut memuat apresiasi sekaligus sindiran untuk pihak tertentu. Mari kita ulas akhir perjalanan Milos bersama tim kebanggaan Kota Pahlawan ini.
Kebanggaan Membela Panji Persebaya
Penampilan pemain asing ini di lini tengah layak mendapat apresiasi tinggi. Dia sukses mencatatkan tiga gol serta empat assist yang krusial. Catatan statistik itu ditorehkannya dari 33 penampilan di ajang BRI Super League 2025/2026.
Momen paling berkesan baginya terjadi saat bertanding melawan skuad PSBS Biak. Kala itu, dia sukses menyarangkan dua gol indah ke gawang lawan. Performanya sukses membungkam kritik awal terkait konsistensi permainannya di lapangan.
"Merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi saya bisa mengenakan jersey Persebaya. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini dan saya sangat puas dengan musim yang telah kami lalui bersama," tulis Raickovic.
Energi Suporter dan Harapan Kesuksesan
Adaptasi gelandang ini dengan gaya bermain tim sangat ditunjang oleh suporter setia. Kehadiran mereka selalu memberikan suntikan motivasi ekstra pada setiap laga kandang maupun tandang.
Atmosfer luar biasa di stadion sungguh membekas dalam memori kariernya. Energi tersebut dianggap sebagai sebuah keistimewaan yang luar biasa berharga. Sang pemain merasa sangat bersyukur atas dukungan tanpa henti tersebut.
"Ucapan terima kasih khusus saya sampaikan kepada Bonek dan Bonita. Semangat, loyalitas, dan energi luar biasa kalian membuat klub ini menjadi sangat istimewa. Bermain di depan kalian adalah pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan," kata Milos.
"Persebaya adalah klub besar yang selalu pantas mendapatkan hasil terbaik. Saya yakin masa depan akan membawa kesuksesan dan trofi untuk klub ini. Mungkin suatu hari nanti jalan kita akan bertemu kembali. Salam satu nyali, WANI!" tegasnya.
Sindiran Misterius di Penghujung Cerita
Di balik rentetan memori indah itu, terselip sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan. Unggahan perpisahannya diwarnai oleh satu kalimat pengecualian misterius untuk sosok tertentu.
Pernyataan tersebut langsung memancing rasa penasaran publik dan suporter. Banyak orang menduga ada perlakuan buruk yang diterima sang pemain. Spekulasi mengenai konflik internal pun mulai berhembus sangat kencang.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di klub (kecuali satu orang) atas dukungan, kepercayaan, dan momen-momen yang telah kita lalui bersama selama saya berada di Persebaya,” tulis Milos Raickovic.
Manajemen Persebaya Surabaya kini perlahan harus segera melupakan polemik tersebut. Mereka harus kembali fokus penuh pada persiapan menatap kompetisi musim depan. Skuad asuhan pelatih Bernardo Tavares dikabarkan telah sepakat merekrut sejumlah pilar anyar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Babak Pertama Final Piala Dunia 2026: Alot dan Membosankan!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 02:58
-
Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 01:30
-
Declan Rice Yakin Skuad Inggris Saat Ini yang Terbaik
Piala Dunia 20 Juli 2026, 00:19
-
Link Streaming Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 19 Juli 2026, 23:59
-
Spanyol, Akankah Juara Eropa Kembali Menaklukkan Dunia?
Piala Dunia 19 Juli 2026, 23:04
-
Racikan Taktik Lionel Scaloni yang Bisa Berubah Sesuai Karakter Lawan
Piala Dunia 19 Juli 2026, 22:26
-
Adu Ketangguhan Unai Simon dan Emiliano Martinez
Piala Dunia 19 Juli 2026, 22:19
-
Argentina dan Seni Mengubah Berbagai Situasi Sulit Menjadi Kemenangan
Piala Dunia 19 Juli 2026, 22:04
-
Spanyol, Kontrol Permainan Jadi Senjata Utama
Piala Dunia 19 Juli 2026, 22:00
-
Bagaimana Spanyol Akan Meredam Lionel Messi?
Piala Dunia 19 Juli 2026, 21:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR