
Bola.net - Nama penyerang Sylvano Comvalius sempat jadi buah bibir saat dia membela Bali United. Namun selepas itu, karir Sylvano Comvalius di sepak bola Indonesia mengalami periode yang sulit.
Bomber asal Belanda itu mampu mengukir 37 gol dari 34 pertandingan dengan Bali United.
Catatan Sylvano Comvalius itu sekaligus melewati pencapaian Peri Sandria, pemain yang memegang rekor jumlah gol terbanyak Liga Indonesia dalam semusim.
Peri Sandria merangkum 34 gol di Liga Indonesia 1994-1995 bersama Bandung Raya.
Sylvano Comvalius memutuskan untuk pindah ke Thailand, tepatnya ke Suphanburi, setelah menorehkan tinta emas di Indonesia. Keputusannya meninggalkan Bali United justru memulai petaka dalam kariernya.
Sylvano Comvalius gagal total di Suphanburi. Dia hanya dimainkan pada tujuh pertandingan dalam semusim di Liga Thailand 2018, tanpa mencetak sebiji gol pun!
Mencoba Peruntungan di Malaysia
Demi menyelamatkan wajahnya sebagai bomber haus gol, Sylvano Comvalius hijrah ke Malaysia. Dia memperkuat Kuala Lumpur FC.
Di Negeri Jiran, ia berharap tajinya sebagai pencetak gol ulung kembali terasah. Alih-alih sesuai ekspektasi, realitnya malah berbalik 180 derajat.
Sylvano Comvalius hanya bertahan selama setengah musim di Malaysia sebelum memutuskan kembali ke Indonesia. Untung saja, Arema FC masih mau menampungnya.
Di Kuala Lumpur FA, Sylvano Comvalius cuma bisa menjaringkan satu gol dari lima penampilan.
Diganjar Kontrak 2 Tahun oleh Arema FC

Tidak tanggung-tanggung, Sylvano Comvalius langsung diganjar kontrak dua tahun oleh Arema FC. Singo Edan, julukannya, percaya betul bomber asal Belanda ini masih memiliki taji.
Ternyata bukan hanya Suphanburi dan Kuala Lumpur FC saja yang dikecewakan Sylvano Comvalius, Arema FC pun merasakan demikian. Bagaimana tidak, striker berusia 33 tahun itu hanya mampu menorehkan lima gol dari 27 laga di Liga 1 2019.
Hanya dalam semusim, manajemen Arema FC habis kesabaran dengan Sylvano Comvalius. Dia lalu dipinjamkan bersama bek Singo Edan, Arthur Cunha, ke Persipura Jayapura untuk musim 2020.
Dari Persipura ke Malta
Di Persipura Jayapura, karier Sylvano Comvalius juga hanya bertahan seumur jagung. Ketika Liga 1 vakum, ia memilih pindah ke klub Malta, Sliema Wanderers, bersama Arthur Cunha pada September 2020.
Di Persipura, Sylvano Comvalius sempat bermain dua kali, dan ia masih mandul.
Kariernya di Eropa juga tidak berlangsung mulus. Dalam hitungan beberapa bulan, ia malah kembali ke Asia Tenggara. Kali ini, pencetak gol terbanyak dalam semusim Liga Indonesia itu hengkang ke klub Singapura, Geylang International.
Kembali ke Asia Tenggara

Geylang mengumumkan kedatangan Sylvano Comvalius pada Rabu (24/2/2021) melalu akun Instagram klub, @gifcsg.
"Dengan senang hati, kami mengumumkan penandatanganan kontrak striker asal Belanda berusia 33 tahun, Sylvano Comvalius," tulis Geylang.
"Lulus dari akademi Ajax Amsterdam yang terkenal itu, ia memegang rekor di Liga Indonesia untuk gol terbanyak dalam satu musim. Dia mencetak 37 gol dari 34 pertandingan untuk Bali United pada 2017."
"Dominan di udara dan kuat di kedua kakinya, Sylvano Comvalius sangat senang bisa menjadi ujung tombak kami di Asia pada musim yang penting ini," demikian isi pesan dari Geylang itu.
Pada musim lalu, Geylang menempati peringkat keempat Liga Singapura. Di tahun ini, mereka akan berkancah di Piala AFC 2021.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Hendry Wibowo, 26 Februari 2021)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tapak Tilas Sylvano Comvalius: Pecahkan Rekor Gol Liga Indonesia Lalu Bapuk
Bola Indonesia 27 Februari 2021, 17:43
-
Persipura Apresiasi Keputusan PSSI Hentikan Musim Kompetisi 2020/2021
Bola Indonesia 21 Januari 2021, 12:36
-
5 Bintang Persipura yang Bisa Kena Dampak Pembubaran Tim, Ada yang Bakal Pensiun?
Bola Indonesia 20 Januari 2021, 08:58
LATEST UPDATE
-
Pecco Bagnaia Terus Diburu Aprilia Meski Lebih Tertarik Bela Yamaha di MotoGP 2027
Otomotif 19 Februari 2026, 13:17
-
Persib Fokus ke BRI Super League Usai Tersingkir dari ACL 2, Memburu Hattrick Juara
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 12:54
-
Sisi Lain Dayot Upamecano: Tembok Kokoh Bayern Munchen yang Doyan Nonton Serial Lupin
Bundesliga 19 Februari 2026, 12:47
-
Statistik Buruk Viktor Gyokeres, Haruskah Arsenal Mulai Khawatir?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 12:24
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 19 Februari 2026
Voli 19 Februari 2026, 11:47
-
Arsenal Mulai Tersendat: Tujuh Poin Hilang, Alarm Bahaya di Puncak Premier League
Liga Inggris 19 Februari 2026, 11:42
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Putaran II Seri Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026
Voli 19 Februari 2026, 11:38
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 19 Februari 2026, 11:23
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 19 Februari 2026, 11:23
-
Cowok Simple Wajib Punya! Grooming Praktis FFAR untuk Bulan Puasa
Lain Lain 19 Februari 2026, 11:22
-
Casey Stoner Kecam Keputusan MotoGP Tinggalkan Phillip Island demi Sirkuit Jalanan Adelaide
Otomotif 19 Februari 2026, 11:19
-
8 Tahun dan 20 Kasus Rasisme: Vinicius Junior Tak Selalu Bahagia di Real Madrid
Liga Spanyol 19 Februari 2026, 11:17
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR