
Bola.net - Rencana Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo membangun stadion untuk Persija Jakarta, disambut positif The Jakmania -sebutan suporter Persija. Dengan begitu, The Jakmania bisa berbondong-bondong dalam memberikan dukungan.
Selain itu, Persija tidak lagi kebingungan dan terus dalam bayang-bayang sebagai klub musafir. Maklum, Persija kerap tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, jika menggelar laga kandang.
"Kami juga dapat menyebarkan virus orange di wilayah Jakarta Utara. Semakin banyak yang mendukung Persija, tentu semakin dekat pula dengan gelar juara," ujar Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone.
"Dengan memiliki stadion atau markas, Persija tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menggelar laga kandang. Para suporter juga bisa selalu memberikan dukungan. Tidak hanya saat pertandingan, namun ketika Persija berlatih," sambungnya.
Jika sesuai rencana, Joko Widodo akan mulai membangun stadion tersebut di jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, pada tahun 2013. Lama pengerjaan, ditargetkan selama dua tahun.
Namun yang perlu menjadi cacatan, di wilayah tersebut juga terdapat klub Persitara Jakarta Utara. Rivalitas yang terjadi, tidak hanya antara Persija dan Persitara, melainkan merembet ke para pendukungnya. Bukan barang baru jika kerap terjadi bentrokan antara NJ Mania (North Jakarta Mania) dengan The Jakmania.
"Kita akan kondisikan dan selalu bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. Semoga, selalu damai-damai saja. Sebab, kita hanya ingin Persija bisa meraih juara," paparnya.
Nantinya, kawasan yang sebelumnya sudah dicanangkan mantan Gubernur Fauzi Bowo, akan dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Stadion berkapasitas 50.000 tempat duduk tersebut, juga bisa dijadikan tempat rekreasi, penyaluran potensi olahraga serta fasilitas jogging track.
Sedangkan di luar stadion, akan dibangun dua lapangan sepak bola untuk latihan, lalu dua lapangan sepak bola pantai, voli, dan olahraga air. Sisanya, akan dibuat waduk dan situ.
Tak ayal, stadion yang diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 900 miliar tersebut, bahkan disebut-sebut akan menjadi yang termegah di Asia. (esa/dzi)
Selain itu, Persija tidak lagi kebingungan dan terus dalam bayang-bayang sebagai klub musafir. Maklum, Persija kerap tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, jika menggelar laga kandang.
"Kami juga dapat menyebarkan virus orange di wilayah Jakarta Utara. Semakin banyak yang mendukung Persija, tentu semakin dekat pula dengan gelar juara," ujar Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone.
"Dengan memiliki stadion atau markas, Persija tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menggelar laga kandang. Para suporter juga bisa selalu memberikan dukungan. Tidak hanya saat pertandingan, namun ketika Persija berlatih," sambungnya.
Jika sesuai rencana, Joko Widodo akan mulai membangun stadion tersebut di jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, pada tahun 2013. Lama pengerjaan, ditargetkan selama dua tahun.
Namun yang perlu menjadi cacatan, di wilayah tersebut juga terdapat klub Persitara Jakarta Utara. Rivalitas yang terjadi, tidak hanya antara Persija dan Persitara, melainkan merembet ke para pendukungnya. Bukan barang baru jika kerap terjadi bentrokan antara NJ Mania (North Jakarta Mania) dengan The Jakmania.
"Kita akan kondisikan dan selalu bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. Semoga, selalu damai-damai saja. Sebab, kita hanya ingin Persija bisa meraih juara," paparnya.
Nantinya, kawasan yang sebelumnya sudah dicanangkan mantan Gubernur Fauzi Bowo, akan dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Stadion berkapasitas 50.000 tempat duduk tersebut, juga bisa dijadikan tempat rekreasi, penyaluran potensi olahraga serta fasilitas jogging track.
Sedangkan di luar stadion, akan dibangun dua lapangan sepak bola untuk latihan, lalu dua lapangan sepak bola pantai, voli, dan olahraga air. Sisanya, akan dibuat waduk dan situ.
Tak ayal, stadion yang diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 900 miliar tersebut, bahkan disebut-sebut akan menjadi yang termegah di Asia. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
The Jakmania Siap Sebarkan Virus Orange di Jakarta Utara
Bola Indonesia 27 November 2012, 23:30
-
Persija Jakarta Keluhkan Kondisi Lapangan Sawangan
Bola Indonesia 27 November 2012, 22:05
-
Penjelasan Persija Soal Gaston Yang Ikut Berlatih
Bola Indonesia 27 November 2012, 20:45
-
Ega Raka Ghalih Janji Berikan Yang Terbaik Untuk Persija
Bola Indonesia 27 November 2012, 04:03
-
Macan Kemayoran Hanya Berlatih Satu Kali Sehari
Bola Indonesia 26 November 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR