Babak pertama baru berjalan dua menit, Persib langsung memasukkan Atep untuk menggantikan Gian Zola. Kedua tim saling menyerang pada awal babak pertama. PS TNI mendapat kesempatan di menit ke-10 saat umpan silang Tambun Naibaho mampu dipotong kiper M. Nathsir. Sementara itu upaya Persib untuk mencetak gol kerap buntu. Mereka selalu kandas di lini belakang PS TNI.
Tambun Naibaho yang menerima umpan lambung Dimas Drajad, melakukan aksi solo run di muka gawang Persib pada menit ke-17. Tapi upayanya masih bisa digagalkan kiper Persib. Kans terbaik Persib baru hadir di menit ke-20 melalui sepakan luar kotak Atep. Sayangnya bola masih melambung di atas mistar gawang.
Kesempatan emas didapat Persib di menit ke-25. Sayang umpan silang Makan Konate gagal dimaksimalkan Yandi Sofyan. Meski berdiri di muka gawang, sontekan Yandi justru melebar tipis di sisi kanan. Tempo cepat yang diperagakan Persib belum mengendur hingga setengah jam babak pertama berlangsung. Secara keseluruhan, Maung Bandung cukup berhasil menguasai lapangan tengah.
Menjelang water break, PS TNI mengancam melalui sepakan Wawan Febrianto. Tapi bola masih melambung di atas mistar. Menit ke-31, PS TNI memperoleh kesempatan dari tendangan bebas Wawan. Lagi-lagi bola hanya melebar di kiri gawang. PS TNI kembali mendapat hadiah tendangan bebas menit ke-38. Kali ini eksekusi Manahati Lestusen dapat ditepis kiper.
Kiper Persib, M Nathsir kembali menggagalkan peluang Tambun dari thru pass Wawan Febrianto menit ke-42. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Babak kedua baru berlangsung dua menit, PS TNI berhasil mencetak gol lewat aksi Wawan Febriyanto. Sepakan keras eks pemain PBR ini gagal diselamatkan koper M. Nathsir. PS TNI unggul 1-0.
Wawan hampir menggandakan skor di menit ke-53. Sayang sontekannya masih melambung. Memasuki menit ke-57, Persib mencetak gol lewat Febri Haryadi. Memanfaatkan tendangan Konate yang membentur tiang, bola muntah disambar Febri. Sayang gol dianulir karena ia dianggap offside.
Hingga 20 menit babak kedua berlangsung, kedua kesebelasan bermain dalam tempo sangat tinggi. Saling serang membuat laga ini sangat menghibur. PS TNI lagi-lagi mendapat kesempatan di menit ke-71 lewat Erwin Ramdani. Tapi bola dapat digagalkan kiper M. Nathsir. Peluang kembali diperoleh Persib tiga menit menjelang water break babak kedua.
Memanfaatkan umpan Yandi Sofyan, Atep melancarkan tendangan di muka gawang. Sayang bola masih menyentuh kiper PS TNI. Keasyikan menyerang membuat pertahanan Maung Bandung rapuh. Sepakan keras Guntur Triaji dari dalam kotak penalti, menggandakan keunggulan PS TNI menjadi 2-0 pada menit ke-79. Tensi pertandingan semakin panas di 10 menit menjelang laga usai.
Upaya Persib untuk memperkecil kedudukan belum membuahkan hasil. Serangan mereka selalu buntu ketika berada di depan gawang PS TNI. Skor 2-0 untuk PS TNI bertahan hingga pluit panjang. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seru, Tapi Persib Tetap Mandul
Bola Indonesia 30 November 2015, 22:33
-
Tundukkan Persib, PS TNI Sempurna
Bola Indonesia 30 November 2015, 21:37
-
PS TNI Bakal Gempur Persib Bandung
Bola Indonesia 29 November 2015, 20:50
-
Ini Komentar Persib Soal PS TNI
Bola Indonesia 29 November 2015, 10:15
-
Bola Indonesia 27 November 2015, 22:53

LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR