4 Hal Penting Terjadi Sejak Man City Diduga Lakukan 115 Pelanggaran: Trofi Bertambah, 2 Klub Kena Sanksi

Bola.net - Kasus dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) Manchester City memasuki babak yang kembali menjadi perhatian. The Athletic melaporkan panel independen telah mencapai keputusan dan menyatakan City bersalah atas semua dakwaan kecuali satu, meski sanksinya belum diputuskan.
Perjalanan kasus ini sendiri berlangsung sangat panjang sejak Premier League mengumumkan 115 dakwaan pada Februari 2023. Investigasi, proses banding, hingga persidangan berjalan tertutup sehingga perkembangan perkara sulit diketahui publik secara utuh.
Menariknya, kehidupan sepak bola Manchester City tetap berjalan seperti biasa di tengah proses hukum tersebut. Klub asal Manchester itu bahkan mampu menambah koleksi trofi, melakukan aktivitas transfer bernilai besar, dan menyaksikan banyak perubahan di klub-klub Premier League lainnya.
Berikut empat hal penting yang terjadi sejak Manchester City didakwa atas 115 pelanggaran yang berkaitan dengan periode 2009 hingga 2013.
Manchester City Menambah Delapan Trofi

Di tengah proses hukum yang belum menemui keputusan akhir, Manchester City justru menikmati periode penuh kesuksesan di lapangan. Sejak dakwaan diumumkan, mereka telah memenangkan delapan trofi.
Salah satu yang paling bersejarah adalah Liga Champions 2023. Trofi tersebut menjadi gelar Liga Champions pertama dalam sejarah City sekaligus melengkapi pencapaian treble.
Kesuksesan itu membuat City menyamai pencapaian rival sekota mereka sebagai klub Inggris kedua yang mampu meraih treble. Prestasi di lapangan tersebut menjadi kontras dengan ketidakpastian yang masih menyelimuti perkara hukum klub.
Dua Klub Premier League Dihukum Pengurangan Poin

Ketika proses hukum Manchester City terus berjalan, dua klub Premier League lainnya telah menerima hukuman pengurangan poin karena pelanggaran Profit and Sustainability Rules (PSR). Everton menjadi salah satu klub yang mengalami dampak paling besar.
Everton awalnya mendapat pengurangan 10 poin beberapa bulan setelah dakwaan City diumumkan. Setelah mengajukan banding, hukuman tersebut dikurangi menjadi enam poin, tetapi mereka kemudian kembali kehilangan dua poin akibat pelanggaran kedua.
Nottingham Forest juga menerima pengurangan empat poin pada musim 2023-24 karena melanggar aturan PSR. Leicester kemudian turut masuk dalam daftar setelah mendapat pengurangan poin pada musim ini, meski mereka kini bermain di Championship.
47 Manajer Premier League Kehilangan Pekerjaan

Lamanya proses kasus Manchester City juga dapat dilihat dari perubahan besar yang terjadi di bangku kepelatihan Premier League. Sejak 115 dakwaan tersebut diumumkan pada awal Februari 2023, sebanyak 47 manajer telah kehilangan pekerjaan.
Chelsea dan Nottingham Forest menjadi dua klub dengan jumlah pergantian manajer terbanyak dalam periode tersebut. Masing-masing mencatatkan empat pemecatan, sama seperti Southampton.
Wolves, West Ham, Tottenham, dan Leicester juga mengalami pergantian pelatih berulang kali. Keempat klub tersebut masing-masing telah memecat tiga manajer sejak dakwaan terhadap Manchester City diumumkan.
Manchester City Menghabiskan Lebih dari 1 Miliar Paun

Aktivitas Manchester City di bursa transfer juga terus berlangsung dalam skala besar selama perkara hukum berjalan. Dalam tujuh jendela transfer sejak dakwaan diumumkan, City telah mengeluarkan lebih dari £1 miliar untuk biaya transfer.
Enzo Fernandez dan Elliot Anderson disebut menjadi dua perekrutan paling mahal dengan total nilai mencapai £240 juta. Sementara itu, Ayyoub Bouaddi didatangkan dengan biaya £81,4 juta.
Josko Gvardiol dan Omar Marmoush menghabiskan total £145 juta, sedangkan City kembali mengeluarkan £62,5 juta untuk merekrut Antoine Semenyo pada Januari. Besarnya aktivitas transfer tersebut menunjukkan bahwa proses hukum yang panjang belum menghentikan City untuk tetap bergerak agresif di pasar pemain.
Sumber: Planet Football
Baca Ini Juga
- Awal Musim Sulit, Manchester United Belum Berencana Pecat Michael Carrick
- Arsenal Percepat Langkah Datangkan Gelandang Bayer Leverkusen
- Cody Gakpo Cedera Saat Bela Belanda, Liverpool Tunggu Hasil Scan
- Roberto Mancini Tak Mau Terseret Kasus Manchester City: Bukan Urusan Saya
- Virgil van Dijk Bisa Menuju AC Milan, Liverpool Siapkan Penggantinya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roberto Mancini Tak Mau Terseret Kasus Manchester City: Bukan Urusan Saya
Liga Inggris 28 September 2026, 15:12
-
Barcelona Pantau Erling Haaland, Masa Depannya di Manchester City Jadi Perhatian
Liga Spanyol 27 September 2026, 23:13
-
Khaldoon Al Mubarak Buka Suara soal Kasus Finansial Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:49
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR