
Bola.net - Sebuah kemenangan krusial berhasil didapatkan Liverpool di pekan ke-15 EPL. Bertandang ke markas Wolverhampton, Sabtu (4/12/2021), The Reds berhasil menang dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan di Mollineux Stadium ini merupakan laga wajib menang bagi Liverpool. Karena rival mereka, Chelsea kalah dari West Ham, sehingga mereka bisa mengudeta posisi puncak klasemen.
Diunggulkan menang di laga ini, Liverpool mendapatkan perlawanan sengit dari Wolverhampton. Tim besutan Bruno Lage itu bertahan dengan sangat rapat sehingga The Reds kesulitan untuk mencetak gol.
Beberapa menit sebelum laga usai, The Reds berhasil mencuri kemenangan di kandang Wolverhampton. Sang pemain pengganti, Divock Origi menjadi pembeda bagi The Reds setelah sukses mengonversi umpan yang diberikan Mohamed Salah.
Ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari pertandingan ini. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Jota Gak Tega Sama Mantan
Pada laga ini, Jurgen Klopp kembali memainkan Diogo Jota di ujung tombak Liverpool. Ini normal, karena pemain Timnas Portugal itu sedang on fire belakangan ini.
Namun ternyata di laga ini, Jota mendadak memble. Ada dua peluang emas yang seharusnya bisa ia konversi menjadi gol namun ia gagal melakukannya.
Mungkin ini disebabkan Wolverhampton merupakan mantan klub Jota. Sehingga sang penyerang seperti tidak tega untuk membobol sang mantan.
Dinding Tebal sang Serigala
Pada laga ini, kita harus memberikan apresiasi kepada Wolverhampton. Karena anak asuh Bruno Lage ini benar-benar solid dalam bertahan.
Sejak awal laga, pertahanan yang digalang Connor Coady dan Roman Saiss itu sangat sulit ditembus Liverpool. Padahal The Reds saat ini memiliki lini serang tertajam di EPL.
Namun sayang pertahanan baja Wolverhampton harus dijebol di menit-menit akhir pertandingan.
Origi Sang Pembeda
Berbicara kemenangan Liverpool ini tidka afdol jika tidak membicarakan Divock Origi. Origoat -panggilan sayang fans Liverpool- benar-benar jadi pembeda bagi Liverpool di laga ini.
Origi masuk sebagai pemain pengganti di pertengahan babak kedua. Ia menggantikan Jordan Henderson setelah Jurgen Klopp menilai Liverpool mengalami kebuntuan untuk membongkar pertahanan Wolverhampton.
Origi lagi-lagi menunjukkan magisnya di laga ini. Sebagai spesialis gol kemenangan, ia berhasil mencetak gol krusial dan memastikan Liverpool pulang ke Merseyside dengan tiga poin.
Thiago Sip Markusip
Pada laga ini, orang-orang fokus membicarakan Origi. Namun tidak banyak yang menyadari ada satu pemain yang luput dari perhatian, yaitu Thiago Alcantara.
Dipasang menjadi tandem Jordan Henderson dan Fabinho, Thiago tampil dominan di lini tengah Liverpool. Ia mampu mengatur permainan Liverpool dan mendistribusikan bola dengan baik.
Jaga Asa Juara
Kemenangan ini berarti besar bagi Liverpool. Karena kemenangan ini menjaga asa juara mereka di Premier League.
Seperti yang kami tuliskan sebelumnya, Chelsea sang pemuncak klasemen kalah di pekan ke-15 ini. Sehingga kemenangan ini membuat mereka sempat memuncaki klasemen sementara EPL.
Namun sayang mereka turun ke peringkat kedua karena Manchester City juga menang melawan Watford. Namun kemenangan ini setidaknya menjaga asa The Reds untuk menjadi juara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Sikat Wolverhampton, Klopp Siap Tulis Buku untuk Origi
Liga Inggris 5 Desember 2021, 20:41
-
5 Pelajaran dari Kemenangan Liverpool atas Wolves: Butuh Gol? Telpon OriGoal Saja!
Liga Inggris 5 Desember 2021, 08:13
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR