
Bola.net - Arsenal pernah dikenal sebagai tim komplet di Liga Inggris. Lini pertahanan solid, lini tengah dominan, dan lini serang begitu tajam dengan adanya Thierry Henry sebagai ujung tombak.
Henry bisa disebut sebagai salah satu terhebat sepanjang sejarah Arsenal. Sejak kedatangannya dari Juventus pada 1999 sampai kepergiannya ke Barcelona pada 2007, Henry memahat torehan mengilap di lemari trofi The Gunners.
Legenda asal Prancis yang kini berusia 45 tahun itu memberi dua gelar Liga Inggris, tiga kali Piala FA, dan dua trofi FA Community Shield. Selain itu, King Henry juga masih menempati daftar pencetak gol terbanyak The Gunners dengan torehan 227.
Arsene Wenger, mantan bos Henry, memuji pemain kesayangannya itu setinggi langit. "Dia luar biasa dan sangat berbahaya," kata Wenger, beberapa waktu lalu, seperti dilansir Sky Sports.
Namun, sayangnya, setelah Henry angkat kaki, Arsenal tak mudah menemukan kembali ketajaman layaknya sang legenda. Barisan pemain yang datang hanya bersifat 'digadang-gadang', tanpa ada realisasi besar. Yuk simak selengkapnya, Bolaneters!
Eduardo

Setelah Henry merapat ke Camp Nou, Arsenal tak butuh waktu lama mencari penggantinya. Manajemen menganggap Eduardo, dari Dinamo Zagreb, jadi sosok tepat guna meneruskan peran Henry,
Awalnya, Eduardo telat panas. Maklum, pemain Kroasia itu masih butuh waktu beradaptasi dengan Premier League. Pelan namun pasti, Eduardo mulai nyetel dan gol pun sudah mulai mengalir.
Sial, Eduardo mengalami patah kaki saat bentrok kontra Birmingham pada Februari 2008. Usai cedera, Eduardo justru kehilangan tempat dan sering terlihat manyun di bangku cadangan.
Pada 2010, si ganteng kelahiran 25 Februari 1983 itu memilih pergi. Saat itu, tambatan hatinya adalah terbang ke Shakhtar Donetsk.
Danny Welbeck

Sempat tampil buas via gol-gol berkelasnya, Welbeck perlahan tenggelam lantaran badai cedera yang kerap menderanya. Walhasil, eks tukang Manchester United itu benar-benar dilupakan saat The Gunners menjualnya ke Watford pada 2019.
Ada beberapa periode yang membuat fans masih teringat Welbeck. Satu di antaranya terjadi ketika ia menjadi penentu kemenangan Arsenal saat mengalahkan MU, pada perempat final Piala FA di Old Trafford.
Pierre-Emerick Aubameyang

Sebelum pindah ke Barcelona dan Chelsea, karier Aubameyang di Arsenal mengalami pasang surut (2018-2022). Auba datang dari Borussia Dortmund pada 2018.
Ia sempat mendapat kritik. Namun, Aubameyang bangkit dan dalam 50 pertandingan Premier League, ia memiliki rekor mencetak gol, yakni 33 gol, dan itu lebih baik dibanding Thierry Henry (30).
Pada 2018/2019, Aubameyang, bersama M Malah dan Sadio Mane (Liverpool) sukses menggondol Sepatu Emas. Ketiganya sama-sama mengepak 22 gol. Sayang, waktu itu ia gagal membawa Arsenan memenangkan Premier League,
Aubameyang memang tak mengecewakan. Akan tetapi, dia tak seperti Henry yang membawa The Gunners juara Liga Inggris.
Eddie Nketiah

Sebelum Gabriel Jesus menepi lantaran cedera, Nketiah lebih sering bermain dari bangku cadangan. Tapi, kini, jebolan Akademi Arsenal itu mendapat kepercayaan penuh dari Mikel Arteta guna mengisi posisi yang ditinggalkan Jesus.
Permainan striker berusia 23 tahun ini terus berkembang, kendati sempat dipinjamkan ke Leeds United pada musim 2019/2020. Walau masih jauh berada di bayang-bayang Henry, Nketiah punya potensi.
Satu di antaranya adalah menorehkan sejarah musim ini, kaitannya dengan kans The Gunners menjadi yang terbaik di Premier League. Jika berhasil, Nketiah layak menuju jejak sang legenda.
Gabriel Jesus

Striker ber-KTP Brasil ini belum bisa main karena masih menjalani pemulihan cedera lutut. Bencana itu menimpanya saat membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2022.
Sukses Arsenal masih bertahan di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2022/2023 tak lepas dari kontribusi Jesus. Fans berharap, tombak berusia 25 tahun itu segera pulih serta kembali memimpin lini depan Meriam London dalam perburuan gelar musim ini.
Mengingat Jesus baru join dari Manchester City tahun lalu, tak menutup kemungkinan akan mengukir namanya sejajar dengan Henry.
Sumber: Planetfootball
Disadur dari: Bola.com (Choki Sihotang/Nurfahmi Budi) 21 Februari 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorginho Ungkap Alasan Hengkang dari Chelsea: Saya Bukan Bagian dari Rencana
Liga Inggris 21 Februari 2023, 15:21
-
6 Pembelian Termahal Arsene Wenger di Arsenal, Siapa yang Paling Sukses?
Editorial 21 Februari 2023, 14:08
-
5 Penyerang Rekrutan Arsenal Sejak Ditinggal Thierry Henry: Gabriel Jesus paling Oke!
Liga Inggris 21 Februari 2023, 07:00
-
Sepak Bola dan Cedera: Kisah 6 Pemain yang Terpaksa Pensiun Dini
Liga Inggris 21 Februari 2023, 06:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR