
Bola.net - Manchester United mengakhiri periode buruk usai kalah dari Manchester City dan Newcastle. Pasukan Erik ten Hag menang saat bermain di markas Fulham.
Manchester United memainkan laga tandang ke markas Fulham pada pekan ke-11 Premier League 2023/2024, Sabtu (4/11/2023) malam WIB. Pada duel di Craven Cottage itu, Setan Merah menang dengan skor 1-0.
Gol penentu kemenangan United dicetak Bruno Fernandes pada menit 90+1. Sang kapten menandai laga ke-200 bersama United dengan sebuah gol yang sangat krusial.
Meskipun menang, United sebenarnya tidak menunjukkan performa yang istimewa. Yuk simak lima pelajaran laga Fulham vs Manchester United selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bruno Fernandes Merespon

Beberapa pekan terakhir, Bruno Fernandes dapat banyak kritik. Paling keras datang dari Roy Keane. Pemain asal Portugal itu dinilai tidak menjadi kapten United.
Bruno Fernandes merespon di atas lapangan. Pemain asal Portugal tampil ngotot pada duel lawan Fulham.
Lebih dari sekadar mencetak gol, Bruno Fernandes juga terlibat beberapa aksi penting lain. Bruno Fernandes adalah pemain yang paling banyak melepas tekel (4) dan tendangan (3).
Antony Kartu Mati

Erik ten Hag mungkin perlu meninjau ulang peran Antony sebagai pemain inti United. Sebab, dia seperti menjadi 'deadwood' pada laga melawan Fulham.
Antony gagal melepas shots, umpan kunci, dan hanya sekali melakukan dribel sukses dari empat kesempatan. Pengganti Antony, Facundo Pellistri, juga bermain sangat apik dan gigih.
Jika Erik ten Hag berani mencadangkan Marcus Rashford, bahkan tidak dimasukkan dalam daftar susunan pemain, mengapa Antony tidak?
Fulham yang Ceroboh

Fulham harusnya layak mendapat minimal satu poin. Sebab, mereka mampu bertahan dengan cukup rapat. Fulham membuat Rasmus Hojlund terisolasi dan sangat jarang dapat bola.
Namun, pasukan Marco Silva ceroboh pada menit-menit akhir laga. Mereka tidak segera membuang bola dan bermain-main dengan pressing yang dilakukan Pellistri. Akibatnya, gol dari Bruno Fernandes.
Fulham, sepanjang laga, melepas 18 shots. Namun, hanya dua yang tepat sasaran.
Ugly Win

Diakui atau tidak, ini adalah 'ugly win' untuk Manchester United. Belum ada konsep bermain yang jelas. United tidak memainkan cara bermain terbaiknya.
Babak pertama sangat mengecewakan bagi United. Mereka bisa melakukan build-up, akan tetapi kebinggungan ketika berada di sepertiga wilayah lawan. Akurasi umpan United juga tidak sampai 80 persen.
Andai Fulham punya penyerang yang cukup tajam dan efektif atau Andre Onana tidak membuat dua penyelamatan penting pada menit ke-62, Setan Merah mungkin tidak akan mendapat tiga poin.
Maguire Menuju Versi Terbaik

Harry Maguire jadi salah satu pemain yang tampil meyakinkan. Maguire sangat dominan, baik dalam aksi bertahan maupun build-up serangan.
Maguire jadi pemain yang paling banyak menyentuh bola (74), melepas umpan sepertiga akhir (12), menang duel (9), sapuan (8), menang duel udara (7).
Sebagai catatan, Maguire sempat dua kali mendapat perawatan medis. Namun, dia tetap berada di lapangan. Pada menit ke-62, dia dirawat, tetapi segera masuk lagi dan berduel dengan lawan.
Lagi-lagi VAR

Drama VAR di Premier League sepertinya tak akan usai. Sebab, andai United gagal dapat poin penuh, dianulirnya gol McTominay pada menit ke-8 bakal jadi pembahasan panjang sekali.
Tak ada yang keliru pada keputusan VAR dan wasit John Brooks. Maguire dalam posisi offside dan dia punya intensi mendapat bola.
Masalahnya, pada situasi yang mirip, pada laga pekan ke-4, VAR tidak menganulir gol Nathan Ake. Saat itu, ada pemain City yang menghalangi pandangan kiper dan bergerak saat bola menghampirinya.
Susunan Pemain
Fulham (4-2-3-1): Bernd Leno; Timothy Castagne, Calvin Bassey, Tim Ream, Antonee Robinson; Harry Wilson (90' Cairney), Joao Palhinha; Alex Iwobi (89' Jimenez), Andreas Pereira (81' Reid), Willian (76' Lukic); Rodrigo Muniz (76' Carlos).
Manajer: Marco Silva.
Manchester United (4-2-3-1): Andre Onana; Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, Jonny Evans, Diogo Dalot; Christian Eriksen (79' Mount), Scott McTominay; Antony (63' Pellistri), Bruno Fernandes, Alejandro Garnacho (90+3' Varane); Rasmus Hojlund (79' Martial).
Manajer: Erik ten Hag.
Klasemen Premier League 2023/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gol Istimewa di Waktu yang Istimewa untuk Bruno Fernandes
Liga Inggris 4 November 2023, 23:59
-
Bekuk Fulham, Scott McTominay: Kemenangan Ini untuk Kalian, Fans MU!
Liga Inggris 4 November 2023, 23:55
-
Bruno Fernandes Boleh Cetak Gol, Tapi Pahlawan MU Sebenarnya Adalah Harry Maguire
Liga Inggris 4 November 2023, 23:46
-
6 Pelajaran Fulham 0-1 Manchester United: 'Ugly Win' untuk Setan Merah!
Liga Inggris 4 November 2023, 22:51
-
27 Menitnya Pellistri Lebih Greget Daripada 63 Menitnya Antony!
Liga Inggris 4 November 2023, 22:13
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR