
Bola.net - William Saliba tampil sangat mengesankan di lini belakang Arsenal. Bek asal Prancis tersebut turut berperan dalam membawa The Gunners bertengger di puncak klasemen Premier League 2022/23.
Saliba bergabung dengan Meriam London pada 2019. Kelahiran 24 Maret 2001 itu diboyong dari klub Prancis, Saint-Étienne. Saliba diharapkan bisa meneruskan peran gemilang legenda The Gunners di posisi yang sama, Sol Campbell.
Campbell dua periode membela Arsenal, 2001–2006 dan 2010. Ia merupakan bagian sejarah kinclong Arsenal di bawah rezim Arsene Wenger.
Dua gelar Liga Inggris, tiga FA Cup, serta runner up Liga Champions 2005/2006 adalah bukti. Campbell layak masuk daftar pahlawan sepanjang masa.
Fans berharap, Saliba bisa tetap tampil konsisten selama berkostum Arsenal serta jauh dari cedera. Dengan demikian, anak muda asal Prancis itu bisa dikenang sebagai the next Campbell.
Selain Saliba, Arsenal juga punya sederet bek tengah yang sebagai penerus Campbell. Ada yang dikritik, ada pula yang dipuji. Di bawah ini enam di antaranya :
Calum Chambers

Ketika datang dari Southampton pada 2014 dengan harga 20 juta pounds, fans langsung melambungkan asa setinggi langit. Publik berharap Chambers bisa memberikan kontribusi besar.
Sayang, Chambers tumbang lantaran cedera dan harus menepi selama berbulan-bulan. Pemain yang pernah dipinjamkan ke Middlesbrough dan Fulham tersebut akhirnya dilepas ke Aston Villa pada 2022.
Gabriel Paulista

Mau untung malah buntung. Arsene Wenger pusing sendiri, terkait keputusannya merekrut Paulista dari Villarreal Januari 2015.
Paulista ternyata tak seperti yang digembar-gemborkan. Pemain berpaspor Brasil itu loyo alias napsu besar tenaga kurang di lini belakang The Gunners. Merasa kecewa, Arsenal lalu melego Paulista ke Valencia pada 2017.
Shkodran Mustafi

Selama kehadirannya di Arsenal, dari 2016 hingga 2021, Mustafi kebanyakan makan gaji buta. Bayangkan, selama lima tahun, dia hanya tampil dalam 151 laga bersama The Gunners.
Sebelum dibungkus dari Valencia, Arsenal sudah mendapat peringatan agar mengalihkan radarnya dari Mustafi. Arsenal cuek dan tetap dengan keputusannya merekrut Mustafi. Hasilnya zonk. Kecele, pemain asal Jerman itu dilego ke Schalke 04.
David Luiz

Ibarat lagu lawas, nasib Arsenal merekrut Luiz berakhir seperti ini: bukan perpisahan yang kutangisi, tapi pertemuanlah yang kusesali.
Ketika datang dari Chelsea pada 2019, Luiz berkhayal bisa menjadi legenda The Gunners sepanjang masa seperti halnya Thierry Henry dan David Seaman. Namun, mimpi hanya tinggal mimpi.
Kenyatannya, Arsenal mendepaknya pada 2021. Harapannya untuk bisa mengantongi perpanjangan kontrak tak kesampaian. Semua gara-gara performanya yang dinilai masih jauh dari kata memuaskan.
Thomas Vermaelen

Sebelum di lepas ke Barcelona pada 2014, Vermaelen punya ragam kisah di Arsenal. Sejak dari Ajax pada 2009, Vermaelen pernah disanjung setinggi langit tapi juga pernah terpinggirkan.
Arsene Wenger mendapuknya sebagai kapten. Namun di lain waktu, Vermaelen duduk di bangku cadangan. Meski begitu, fans menaruh sikap hormat kepadanya karena dianggap sosok penting di balik keberhasilan memenangkan FA Cup 2013/2014.
Laurent Koscielny

Sembilan tahun bukanlah waktu yang sebentar. Koscielny sudah memberikan segalanya bagi Arsenal. Sejak kedatangannya pada 2010, Koscielny sudah berjanji dalam hati kalau dia siap tampil habis-habisan.
Kerja keras berbuah manis. Bersama The Gunners, Koscielny memenangkan banyak trofi. Bahkan, pada musim 2018/2019, dia dan kawan-kawannya nyaris memenangkan Liga Champions dan harus puas sebagai runner up.
Ketika dia pergi pada 2019, tak sedikit fans yang mewek. Mereka telah ditinggal pergi seorang pejuang yang sudah bertarung dalam 353 laga di bawah panji-panji Arsenal.
Klasemen Premier League
Disadur dari: Bola.com/Penulis Choki Sihotang/Editor Nurfahmi Budi
Published: 4 November 2022
Baca Juga:
- 5 Fakta Menarik Usai Arsenal Permalukan Chelsea di Stamford Bridge
- 3 Fakta Menarik dari Kekalahan MU di Markas Aston Villa: Emery Superior Lawan MU!
- 5 Bintang Premier League yang Pernah Dicoret dari Skuat Karena Melanggar Disiplin, Termasuk Ronaldo
- Punya Banyak Trofi, 4 Pelatih Top Ini Justru Dipecat dengan Kejam
- 5 Fakta Jelang Bentrok Juventus Vs Inter Milan: Federico Chiesa Sudah Kembali
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pertajam Lini Serang, Arsenal Tertarik Boyong Bintang Brighton Ini
Liga Inggris 12 November 2022, 15:20
-
6 Penerus Sol Campbell di Pertahanan Arsenal, Adakah yang Sukses?
Liga Inggris 12 November 2022, 08:01
-
Panggil Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus, Neto: Tite Membuat Lelucon!
Piala Dunia 11 November 2022, 22:18
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR