Bola.net - - Pep Guardiola akhirnya bisa membawa Manchester City meraih gelar juara Premier League di musim keduanya melatih klub tersebut. Gelar juara tersebut melengkapi trofi EFL Cup yang sudah diraih Guardiola sebelumnya di musim ini.
Kehebatan Guardiola tersebut lantas mendapat pujian dari salah satu pemain senior Man City, Vincent Kompany yang memuji kualitas pelatih berdarah Spanyol tersebut. Bahkan Kompany membayangkan jika dirinya sudah bertemu Guardiola sejak berusia 20 tahun maka kariernya akan berkembang pesat.
"Seandainya saya sudah bertemu dengan dia saat saya berusia 20 tahun, saya pasti akan berkembang sangat banyak," tutur Kompany dikutip dari goal.
"Pemain manapun yang bermain di bawah bimbingannya pasti akan sukses karena dia dan karena cara dia mengembangkan mereka secara individu dan membuat mereka mampu melepaskan potensi maksimal mereka."
Kompany pun menyoroti metode melatih Guardiola yang berbeda dengan pelatih-pelatih lain. Menurutnya hal itu sangat positif bagi perkembangan klub.
"Saya kira kami semua mempercayai gayanya, karena jika tidak kami tidak itu (juara) tidak akan terjadi. Saya kira ada periode adaptasi yang dibutuhkan, bagi dia dan kami," imbuhnya.
"Kondisinya sedikit berbeda dengan yang sudah dia perbuat di klub lain, tetapi metodenya benar dan kami percaya itu."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andaikan Kompany Bertemu Guardiola Sejak Muda
Liga Inggris 16 April 2018, 16:00
-
Kompany Tantang Man City Pertahankan Gelar Juara Musim Depan
Liga Inggris 16 April 2018, 15:45
-
City Disarankan Bajak Gelandang Chelsea Ini
Liga Inggris 16 April 2018, 15:13
-
Menang Di Markas Chelsea Buat Guardiola Percaya City Bisa Juara
Liga Inggris 16 April 2018, 15:00
-
Liga Inggris 16 April 2018, 13:59

LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR