Andoni Iraola Sebut Liverpool Jalani Dua Pertandingan Berbeda saat Dikalahkan Manchester City

Andoni Iraola Sebut Liverpool Jalani Dua Pertandingan Berbeda saat Dikalahkan Manchester City
Pelatih Liverpool Andoni Iraola. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Andoni Iraola menilai Liverpool menghadapi dua situasi pertandingan yang sangat berbeda saat kalah 0-3 dari Manchester City pada pekan keenam Premier League 2026/2027. Bermain di Anfield, Minggu (11/10/2026) malam WIB, The Reds mampu memberikan perlawanan sebelum kehilangan Ryan Gravenberch akibat kartu merah pada menit ke-62.

Kedua tim bermain tanpa gol sepanjang babak pertama dan Liverpool masih mampu mengimbangi permainan Manchester City. Namun, kartu kuning kedua yang diterima Gravenberch membuat tuan rumah harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Manchester City langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain melalui gol Erling Haaland setelah Liverpool kehilangan Gravenberch. Jeremy Doku kemudian menggandakan keunggulan, sebelum Rayan Cherki memastikan kemenangan tim tamu dengan gol ketiga pada menit ke-78.

Iraola mengakui situasi berubah drastis setelah Liverpool kehilangan satu pemain, tetapi ia tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan timnya. Pelatih tersebut juga memuji dukungan suporter di Anfield yang terus menyemangati Liverpool meski tim kesulitan menghadapi tekanan Manchester City.

1 dari 3 halaman

Iraola Soroti Perbedaan Permainan Liverpool Sebelum dan Sesudah Kartu Merah

Iraola menilai Liverpool tampil kompetitif selama sekitar satu jam pertama pertandingan. Sebelum Gravenberch diusir keluar lapangan, para pemain mampu menjalankan permainan dengan baik dan bersaing menghadapi tekanan Manchester City.

Situasi berubah setelah Liverpool kehilangan satu pemain di tengah pertandingan. Menurut Iraola, Manchester City mampu memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengambil kendali dan tampil lebih baik hingga pertandingan berakhir.

"Saya pikir bagian pertama pertandingan menunjukkan bahwa kami menjalani dua pertandingan yang berbeda. Pertama, sebelum kartu merah, lalu setelahnya," kata Iraola kepada BBC.

"Selama 60 menit, para pemain tampil sangat baik. Pada pertandingan kedua, setelah kartu merah, Manchester City bermain lebih baik daripada kami," lanjut Iraola.

2 dari 3 halaman

Iraola Akui Liverpool Kesulitan Menghadapi Manchester City dengan 10 Pemain

Bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit membuat Liverpool kesulitan mempertahankan susunan taktik mereka. Iraola menilai menghadapi Manchester City dalam kondisi 11 lawan 11 saja sudah sulit, terlebih setelah timnya kehilangan satu pemain dan langsung kebobolan sebelum sempat melakukan pergantian.

Gol pembuka Haaland juga membuat Liverpool harus menghadapi tantangan berbeda karena tertinggal dalam keadaan kekurangan pemain. Meski demikian, Iraola tetap bangga dengan intensitas permainan dan keberanian para pemainnya dalam memenangi duel.

"Menekan mereka saat kedua tim sama-sama bermain dengan 11 pemain saja sudah sulit. Namun, ketika kami kekurangan satu pemain, situasinya menjadi berbeda dan kami langsung kebobolan sebelum sempat melakukan pergantian pemain," ujar Iraola kepada Sky Sports.

"Anda harus bermain dengan cara berbeda ketika tertinggal 0-1. Saya sangat bangga dengan para pemain hari ini, karena situasinya tidak mudah dan mereka tetap menunjukkan intensitas serta kemampuan memenangi duel," tegas Iraola.

3 dari 3 halaman

Iraola Puji Dukungan Suporter Liverpool di Anfield

Iraola juga memberikan apresiasi kepada para pendukung Liverpool yang terus menyuarakan dukungan sepanjang pertandingan. Menurutnya, suporter menunjukkan sikap luar biasa sejak tim tiba di stadion hingga laga berlangsung dalam situasi sulit.

Dukungan tersebut tetap terasa setelah Gravenberch menerima kartu merah dan Manchester City mulai menjauh melalui gol-gol mereka. Iraola menilai para pendukung tetap menghargai kerja keras pemain Liverpool meski hasil pertandingan tidak berjalan sesuai harapan.

"Para pendukung hari ini tampil luar biasa. Mereka menunjukkan dukungan yang patut dicontoh sejak kami tiba," kata Iraola.

"Kartu merah bukan momen terbaik kami. Namun, bahkan setelah kejadian itu, para pendukung tetap menghargai usaha yang ditunjukkan para pemain," pungkas Iraola.

Sumber: DAZN


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL