Apa Itu Meldonium? Zat yang Buat Mykhailo Mudryk Gagal Tes Doping, Kasus Serupa Dialami Maria Sharapova

Bola.net - Winger Chelsea, Mykhailo Mudryk tengah menghadapi masalah serius setelah dinyatakan positif menggunakan Meldonium, sebuah zat metabolik terlarang.
Hasil tes ini ditemukan melalui sampel urine rutin saat Mudryk menjalani tugas internasional bersama tim nasional Ukraina pada Oktober lalu.
Meldonium, zat yang sempat mencuat saat Maria Sharapova dinyatakan positif menggunakannya pada 2016, dikenal dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu pemulihan cepat setelah aktivitas berat.
Hingga saat ini, Mudryk masih menunggu hasil dari sampel 'B' untuk memastikan temuan tersebut.
Apa Itu Meldonium?
Meldonium adalah obat anti-iskemia yang bertujuan meningkatkan aliran darah ke bagian tubuh tertentu, biasanya digunakan untuk mengobati masalah jantung.
Namun, dalam dunia olahraga, zat ini digunakan untuk meningkatkan daya tahan fisik, efisiensi penggunaan oksigen, serta mempercepat pemulihan energi setelah berolahraga.
Menurut United States Anti-Doping Agency (USADA), Meldonium tidak disetujui oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) dan hanya tersedia di beberapa negara Eropa Timur.
Zat ini masuk dalam daftar larangan World Anti-Doping Agency (WADA) sejak 1 Januari 2016.
Pernyataan Mudryk
Terkait tuduhan ini, Mudryk membantah telah menggunakan zat terlarang secara sengaja. Dalam unggahannya di Instagram, ia menyampaikan:
"Saya telah diberitahu bahwa sampel yang saya berikan kepada FA mengandung zat terlarang. Ini benar-benar mengejutkan karena saya tidak pernah secara sadar menggunakan zat terlarang atau melanggar aturan. Saya bekerja sama dengan tim saya untuk menyelidiki bagaimana ini bisa terjadi."
"Saya yakin saya tidak melakukan kesalahan apa pun dan berharap dapat segera kembali bermain di lapangan. Saat ini, saya tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut karena proses ini bersifat rahasia, tetapi saya akan berbicara lebih banyak ketika diizinkan."
Dampak Potensial
Jika hasil sampel 'B' mengonfirmasi temuan awal, Mudryk berpotensi menghadapi sanksi larangan bermain seperti yang dialami Sharapova.
Dalam kasus Sharapova, ia awalnya dihukum dua tahun, tetapi kemudian dikurangi menjadi 15 bulan setelah pembelaan terkait penggunaan zat tersebut untuk masalah kesehatan sejak lama.
Chelsea kini menghadapi situasi sulit karena absennya Mudryk akan berdampak besar pada komposisi tim mereka di berbagai kompetisi. Selain itu, kasus ini menambah tekanan bagi pemain muda asal Ukraina tersebut, yang tengah berusaha menemukan performa terbaiknya di Liga Inggris.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mykhailo Mudryk & Para Pemain yang Pernah Gagal Tes Doping
Editorial 18 Desember 2024, 04:44
-
Resmi! Chelsea Bekukan Mykhaylo Mudryk atas Kasus Doping
Liga Inggris 17 Desember 2024, 18:19
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR