
Bola.net - Liverpool dianggap menang beruntung saat jumpa Leicester City, namun Jurgen Klopp membantah tudingan tersebut.
Liverpool mendapatkan perlawanan sengit saat jumpa Leicester di laga pekan ke delapan Premier League di Anfield, Sabtu (05/10/2019). The Reds memang berhasil menang 2-1 pada akhirnya.
Namun kemenangan itu tidak didapat dengan mudah. Bahkan Liverpool nyaris saja mengakhiri laga dengan hasil imbang 1-1.
Sadio Mane mencetak gol pertama Liverpool. Namun setelah itu mereka kesulitan untuk menjebol gawang The Foxes.
Bahkan pada akhirnya Leicester bisa menyamakan kedudukan di babak kedua melalui James Maddison saat pertandingan tersisa 10 menit lagi. Namun Liverpool kemudian mendapat penalti setelah Sadio Mane dijatuhkan oleh Marc Albrighton di kotak terlarang pada menit ke-90+4. James Milner kemudian mencetak gol dari titik 12 pas.
Lebih Baik
Klopp kemudian menegaskan bahwa timnya memang layak menang di pertandingan tersebut. Sebab timnya tampil lebih baik di sebagian besar jalannya pertandingan.
"Jadi itu [laga yang] sulit, tetapi selama 60 menit kami adalah tim yang lebih baik. Kami memainkan sepakbola yang sangat bagus, kami memaksakan diri untuk penampilan yang baik, jujur, tetapi dengan sedikit masalah: kami hanya mencetak gol satu kali," tuturnya pada situs resmi Liverpool.
“Itu sangat bagus tetapi setiap gol yang Anda dapat cetak selama tangki penuh jelas membantu secara besar-besaran dan kami mencetak satu gol saja. Mereka muncul, bukan dengan kesempatan demi kesempatan tetapi hanya dengan lebih banyak penguasaan bola. Kami tidak bisa melakukan hal-hal yang kami bisa sebelumnya karena tingkat energi yang menurun, jelas," tegas Klopp.
“Kami melakukan perubahan tetapi kemudian mereka mencetak satu gol mereka. Saya tidak bisa mengingat banyak peluang [untuk Leicester], jujur saja, mereka punya satu di babak pertama tetapi itu offside ketika Adrian melakukan penyelamatan yang sensasional tetapi bola ini masuk dan kami harus menerimanya. Tapi kemudian saya pikir hanya ada satu tim yang ingin memenangkan pertandingan, beneran ini," tegasnya lagi.
Banyak Peluang

Lebih lanjut, Klopp menyebut bahwa kemenangan itu jelas bukan keberuntungan. Pasalnya The Reds mendapat lebih banyak peluang dibandingkan Leicester.
"Saya tidak yakin apakah peluang besar Robbo adalah ketika Kasper Schmeichel melakukan penyelamatan yang sangat bagus, tetapi saya tahu serangan baliknya, ketika Mo melakukannya dengan sangat baik - Soyuncu memainkan permainan super melawannya, tetapi di sini ia mempertahankan bola, masuk ke dalam dan orang lain (Hamza Choudhoury) menjatuhkannya dengan cara yang saya benar-benar sulit untuk saya terima, jujur saja," ucap Klopp.
“Tapi itu akan menjadi peluang yang brilian dan kemudian kami memiliki peluang di sekitar penalti di mana kami berada di dalam kotak dan benar-benar berjuang untuk situasi ini, kami memiliki tendangan sudut sensasional - umpan pendek, Trent ke Robbo, umpan silang Robbo, dan Virg sepenuhnya bebas, ia biasanya menggunakan situasi seperti itu," terangnya.
"Jadi, jika Anda mencetak gol pada menit ke-95 dengan penalti, semua orang akan mengatakan itu beruntung tetapi selama pertandingan penuh kami memiliki lebih banyak peluang, kami adalah tim yang lebih baik, jadi saya benar-benar senang tentang itu," pungkas Klopp.
Di sepanjang laga, penguasaan bola kedua tim nyaris berimbang. Liverpool mencatatkan 50.7 persen berbanding 49,3 persen. The Reds juga mencatatkan 18 tendangan dan delapan di antara tepat sasaran sementara Leicester City hanya bisa melepas dua tembakan dan satu saja yang tepat sasaran.
(liverpoolfc.com)
Baca Juga:
- Jurgen Klopp Akui James Milner Sebagai Pemain Unik
- Cedera Salah Tidak Parah dan Berpeluang Main Lawan MU
- Man City Mengekor Liverpool, Guardiola Tetap Santai
- Kehilangan Firmino Bakal Lebih Merepotkan Liverpool daripada Absennya Salah atau Mane, Ini Alasannya
- Liverpool Melaju Kencang Ketika Man City Kalah, Guardiola Ogah Pusing
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meme Bahagia Fans Liverpool Bertebaran Usai Manchester United dan City Tumbang
Bolatainment 7 Oktober 2019, 23:51
-
Peringatan untuk Liverpool: Kompetisi Masih Panjang dan City Masih Bisa Menyalip
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 23:20
-
Liverpool Diyakini Tak Bisa Samai Rekor Invincibles Arsenal
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 22:46
-
Redknapp: Ini Tahunnya Liverpool Juara Liga
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 22:18
-
Milner hengkang dari City ke Liverpool Karena Ingin Juara Liga Champions
Liga Champions 7 Oktober 2019, 20:24
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR