
Bola.net - Dua kekalahan beruntun yang diraih Arsenal baru-baru ini terasa lebih pahit dari kekalahan lainnya. Mikel Arteta pun mengakui itu, sebab timnya sudah bermain sebaik mungkin dan pantas menang.
Rabu (3/2), Arsenal takluk 1-2 dari Wolverhampton. The Gunners unggul 1-0 terlebih dahulu, segalanya berjalan baik sampai kartu merah David Luiz di ujung babak pertama.
Lalu Sabtu (6/2) akhir pekan lalu, Arsenal kalah 0-1 dari Aston Villa. Kebobolan di menit ke-2 karena blunder barisan bek, The Gunners tidak mampu membalikkan kedudukan.
"Kami benar-benar mendominasi pertandingan, kami dominan di setiap depatemen dan seharusnya menang. Namun, di Premier League ketika Anda memberikan gol untuk lawan dan jika Anda tidak mematikan di kotak penalti lawan, Anda tidak akan menang," ujar Arteta.
Dominan tapi tak ada guna
Ya, komentar Arteta di atas cukup merangkum masalah Arsenal musim ini. Sempat sembuh sebulan terakhir, tapi kini kembali kambuh.
Arsenal dominan menguasai bola, jumlah operan, dan jumlah tembakan, tapi itu semua tidak ada gunanya jika tidak bisa mencetak gol.
Arsenal lebih menguasai bola daripada Aston Villa (65% - 35%) juga memiliki akurasi umpan lebih baik (85% - 74%), tapi jumlah shot on target Arsenal tidak lebih baik.
The Gunners dominan, tapi tidak banyak pemain yang mencoba menembus kotak penalti untuk memaksimalkan peluang yang mungkin tercipta. Singkatnya, Arsenal dominan tapi tidak produktif.
Odegaard positif
Setidaknya ada satu hal positif dari kekalahan Arsenal kemarin, yakni performa Martin Odegaard di babak kedua. Gelandang Norwegia ini sempat kerepotan beberapa menit pertama, tapi setelahnya permainannya mengalir begitu baik.
Odegaard menginisiasi serangan dan menciptakan sejumlah peluang, bahkan nyaris mencetak gol penyeimbang. Dia tampak seperti pemain yang memang dibutuhkan Arsenal.
Odegaard jelas akan lebih banyak bermain beberapa laga ke depan. Arsenal akan menghadapi Leeds United akhir pekan ini. Laga sulit, tapi wajib menang jika ingin merangkak ke empat besar.
Sumber: Football London
Baca ini juga ya!
- Mimpi Gary Neville: Lihat Phil Foden yang Hebat Pakai Baju Manchester United
- Fans Chelsea Jangan Terlalu Senang, Ini 7 Laga Beruntun yang Jadi Ujian Terbesar Thomas Tuchel
- Jurgen Klopp Sewot Ketika Ditanya Jurnalis Israel Soal Peluang Juara Liverpool
- Timo Werner dan Peran Uniknya di Chelsea: Nomor 10 Kiri, Bukan Winger Kiri
- Jurgen Klopp dan Alasan Ketika Liverpool Bapuk: Rumput Kering, Angin hingga Salju
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aubameyang Melempem, Arsenal Coba Gaet Dominic Calvert-Lewin?
Liga Inggris 9 Februari 2021, 22:02
-
Curhatan Saliba Soal Perlakuan Arteta Semasa di Arsenal
Liga Inggris 9 Februari 2021, 20:28
-
Bek Kiri Jadi Prioritas Belanja Arsenal di Musim Panas 2021
Liga Inggris 9 Februari 2021, 18:20
-
Arsenal Berada di Tepi Masalah yang Sama, Dominan tapi Minim Peluang Matang
Liga Inggris 9 Februari 2021, 14:30
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR