
Bola.net - Arsenal baru saja membuang tiga pertandingan beruntun di Premier League 2025/2026. Performa buruk ini memperlihatkan masalah serius di lini serang mereka.
Terbaru, mereka kalah 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium, Minggu 25 Januari 2026, meskipun sempat unggul lebih dulu. Sebelumnya Arsenal juga ditahan imbang oleh Nottingham Forest (0-0) dan Liverpool (0-0).
Masalah serius skuad Mikel Arteta tidak bisa diabaikan. Faktanya, Arsenal memang kesulitan mencetak gol dari open play.
Mau tak mau, muncul pertanyaan besar tentang daya serang tim yang selama ini dipandang sebagai kandidat juara musim ini.
Penyerang Arsenal yang Tidak Tajam

Data statistik mencerminkan betapa krusialnya masalah di lini depan Arsenal:
- Bukayo Saka: 0 gol dalam 13 laga di semua kompetisi
- Gabriel Martinelli: 0 gol dalam 13 laga Premier League
- Viktor Gyokeres: 0 gol non-penalti dalam 11 laga Premier League
- Noni Madueke: 0 gol dalam 25 laga terakhir di Premier League
- Leandro Trossard: 1 gol dalam 11 laga di semua kompetisi.
Statistik di atas menunjukkan bahwa mayoritas pemain yang seharusnya menjadi pemberi ancaman di lini depan justru mandul dalam situasi permainan nyata, bukan hanya dalam angka total gol.
Gagal Maksimalkan Peluang di Open Play

Masalah Arsenal bukan sekadar sulit mencetak gol, justru yang paling mencolok adalah ketidakmampuan tim memanfaatkan momen open play untuk mencipta gol.
Meski sering memegang kendali bola dan mencatatkan lebih banyak penguasaan di beberapa pertandingan, Arsenal berkali-kali gagal mengubah dominasi penguasaan bola menjadi peluang berbahaya yang berbuah gol.
Mereka melakukan banyak operan di area lawan, tetapi final pass yang tajam dan penyelesaian yang efektif hampir tidak muncul dalam fase open play.
Dua hasil imbang tanpa gol melawan Nottingham Forest dan Liverpool menunjukkan bahwa tekanan Arsenal dalam menyerang sering terputus pada lini terakhir lawan.
Dominasi penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan efektivitas penyelesaian. Arsenal mencatat delapan tembakan dalam satu pertandingan melawan Forest tetapi gagal satu pun menjadi gol.
Ketergantungan pada Situasi Bola Mati
Dalam konteks menyerang, Arsenal kini juga menunjukkan ketergantungan pada gol dari situasi bola mati dan penalti. Peran set piece menjadi lebih menonjol karena para penyerang gagal mengancam secara konsisten dalam open play.
Statistik menunjukkan bahwa banyak gol tim musim ini lahir dari bola mati ketimbang alur serangan terbuka. Produktivitas gol yang menurun pun berdampak langsung pada persaingan gelar Arsenal di Premier League.
Setelah tiga laga tanpa kemenangan, dua imbang tanpa gol dan satu kekalahan, jarak Arsenal dengan para pesaing terpangkas signifikan, membuka ruang bagi rival seperti Manchester City dan Aston Villa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Krisis Gol: Penyerang Tumpul dan Tak Mampu Cetak Gol dari Open Play
Liga Inggris 27 Januari 2026, 21:32
-
Prediksi Arsenal vs Kairat 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 13:40
-
Rooney Soroti Pergantian Arteta Saat Arsenal Kalah dari Man United: Terlihat Panik
Liga Inggris 27 Januari 2026, 12:28
-
Man Utd Bungkam Arsenal, Michael Carrick Ukir Rekor Sempurna atas Arteta
Liga Inggris 27 Januari 2026, 12:11
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR