
Bola.net - Tiga tahun lamanya Mikel Arteta menghabiskan waktu untuk menimba ilmu dari pelatih Manchester City, Josep Guardiola. Yang kemudian menjadi bekal baginya untuk melatih klub papan atas Inggris, Arsenal.
Arteta memulai langkahnya di dunia kepelatihan langsung setelah dirinya menyatakan pensiun sebagai pemain profesional. Arteta ditunjuk sebagai asisten pelatih Guardiola di Manchester City.
Ia merasakan banyak hal yang 'manis' selama di klub berjuluk the Citizens tersebut, terutama pada dua musim terakhir. Ia berhasil membantu Manchester City meraih gelar Premier League selama dua musim berturut-turut.
Pencapaian itulah yang tidak pernah ia rasakan selama menjadi pemain Arsenal hingga memutuskan gantung sepatu. Tapi pada akhirnya, Arteta memutuskan untuk berlabuh lagi di Emirates pada akhir tahun 2019 kemarin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Arteta Rindukan Guardiola
Sudah dua bulan Arteta meninggalkan Guardiola dan Manchester City, tak bisa dibandingkan dengan tiga tahun yang ia habiskan di Etihad. Sehingga wajar kalau dirinya mengaku rindu dengan pria berkebangsaan Spanyol tersebut.
"Sudah pasti, saya adalah seorang teman terbaiknya dan saya mengagumi dirinya," ujar Arteta saat ditanya apakah dirinya merindukan Guardiola atau tidak, seperti yang dikutip dari Manchester Evening News.
"Saya mengalami banyak hal yang menyenangkan selama bekerja bersamanya serta kesuksesan. Kami menghabiskan waktu yang banyak bersama dan dia adalah seorang sahabat," lanjutnya.
Seorang Sahabat yang Baik
Kendati kini menukangi klub lawan, namun hubungan antara Arteta dengan Guardiola tidak serta merta putus. Pria berumur 37 tahun itu mengaku bahwa dirinya masih sering berbicara dengan Guardiola sampai sekarang.
"Itu adalah sebuah keistimewaan dan tentu saja banyak hal yang saya ambil, yang saya rasakan sewaktu di Barcelona, kami saling berbagi bersama dan ada banyak hal yang saya pelajari dari gaya melatihnya," tambahnya.
"Saya selalu berbicara dengannya. Dia adalah seorang sahabat baik saya. Saya sangat menghormatinya. Kami saling berbagi banyak hal dalam kehidupan dan mendiskusikan segalanya," pungkasnya.
Dan sekarang, Arteta sedang berupaya menerapkan hasil pembelajarannya di Arsenal. Skema permainannya, di mata beberapa orang, mulai terlihat kendati hasil yang diraih Pierre-Emerick Aubameyang dkk masih jauh dari kata memuaskan.
(Manchester Evening News)
Baca Juga:
- Unai Emery Kritik Pemain Arsenal: Beberapa dari Mereka tak Bersikap Baik
- Klasemen Cedera Premier League: MU Peringkat ke-3, Liverpool ke-6
- Ada Satu Pemain Arsenal yang Paling Berkembang Sejak Dilatih Mikel Arteta, Siapa Dia?
- Obat Mujarab Mikel Arteta untuk Arsenal yang Sedang Sakit Parah
- Liverpool Relakan Adam Lallana Gabung Arsenal?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Ramaikan Perburuan Erling Haaland
Liga Inggris 11 Februari 2020, 19:00
-
Ini Lauryn Goodman, Model yang Sebut Kyle Walker Sebagai Ayah Bayi yang Dikandungnya
Bolatainment 11 Februari 2020, 17:29
-
Raheem Sterling Berpotensi Comeback Lawan Real Madrid
Liga Inggris 11 Februari 2020, 17:00
-
Josep Guardiola, Pelatih yang Mengubah Wajah Sepak Bola
Liga Inggris 11 Februari 2020, 10:20
-
Rencana Juventus Musim Depan: Tunjuk Pep Guardiola jadi Pelatih
Liga Italia 11 Februari 2020, 08:20
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR