
Bola.net - Sebuah pengakuan dibuat oleh Harry Kane. Sang striker mengakui bahwa ada perbedaan kelas antara klubnya saat ini, Bayern Munchen dan mantan klubnya, Tottenham.
Hampir satu dekade terakhir, Kane merupakan ikon dari Tottenham. Ia mencetak banyak gol untuk tim asal London Utara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Namun pada musim panas kemarin, Kane mengambil keputusan besar. Ia meninggalkan Tottenham untuk bergabung dengan Bayern Munchen.
Kane baru-baru ini membeberkan bagaimana perasaannya bermain di Bayern. Ia mengakui bahwa ada perbedaan mentalitas yang mencolok antara Bayern Munchen dan Tottenham.
Simak komentar lengkap Kane di bawah ini.
Lempeng Aja
Kane menyebut bahwa Tottenham merupakan salah satu tim besar di Premier League. Namun ia menilai mantan klubnya itu tidak memiliki mental juara.
"Di Spurs, kami selalu ingin memetik kemenangan di setiap pertandingan," buka Kane.
"Namun ketika kami tidak mendapatkan kemenangan di beberapa pertandingan, maka situasinya tidak menjadi bencana bagi kami."
Dituntut Menang
Sementara Kane menyebut, ada tuntutan berbeda yang ia rasakan di Bayern Munchen.
Ia menyebut Die Roten punya target tinggi untuk meraih kemenangan dan mereka tidak pernah puas dengan menang.
"Di Bayern, anda harus memenangkan setiap pertandingan. Setelah kami menang 3-1 dan 4-0 di dua pertandingan pertama, ada pembicaraan di tim kami untuk tidak terlalu senang dengan hasil tersebut. Bagi saya, inilah mentalitas klub top!" ia menandaskan.
Start Mulus
Harry Kane sendiri tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan klub barunya tersebut.
Kane tercatat sudah mengemas tiga gol dan satu assist dari tiga penampilan bersama The Bavaria di Bundesliga.
Klasemen Premier League
(Fabrizio Romano)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Tottenham Ini Sebut Salah Lebih Oke Ketimbang Giggs, Sepakat?
Liga Inggris 9 September 2023, 06:54
-
Jujur, Gareth Bale Bersyukur Pernah Tolak Pinangan MU, Kenapa?
Liga Inggris 8 September 2023, 15:09
-
Wow, Alasan Hugo Lloris Tolak Pindah ke OGC Nice Akhirnya Terkuak!
Liga Inggris 5 September 2023, 08:10
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
-
Juventus Dikritik, Pemain Dinilai Tak Punya Ambisi ke Liga Champions
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:55
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:55
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR