Bola.net - - Sebuah kritikan keras dilayangkan Martin Keown kepada Phil Jones. Keown menilai Jones telah melakukan kesalahan yang sangat fatal sehingga timnya kehilangan trofi juara.
Kesalahan yang dimaksud adalah kesalahan Joens pada partai final FA Cup akhir pekan lalu. Ia melepaskan tekel yang salah sehingga menjatuhkan Eden Hazard di kotak penalti sehingga Chelsea mendapatkan hadiah penalti.
Penalti itu terbukti harus dibayar mahal oleh United. Pasalnya penalti Hazard tersebut berbuah menjadi satu-satunya gol yang tercipta di Wembley pada partai final tersebut.
Keown sendiri percaya bahwa Jones wajib membenahi permainannya. "Phil Jones membutuhkan 'Dokter' untuk mengobati masalahnya," buka Keown kepada Daily Mail.
"Dia memiliki semau atribut untuk menjadi bek yang hebat. Dia sangat cepat, gesit dan kuat di udara. Namun satu hal yang kurang dari dirinya adalah ketenangan, karena sebagai seorang bek tengah anda harus menjadi sosok yang bisa diandalkan dan gol Chelsea di final kemarin terjadi karena ketakutannya atas kecepatan Hazard."
"Sebagai seorang bek tengah, ketika tim anda menguasai bola maka anda harus berada di posisi terbaik untuk mengatasi semua potensi bahaya yang ada, di mana anda harus segera memenangkan bola dari lawan. Namun dia tidak melakukan itu ketika Fabregas memberikan umpan kepada Hazard, di mana ia berada di posisi yang salah."
"Dia tidak menyadari datangnya bahaya itu cukup cepat dan ia tidak sanggup menghentikan Hazard. Ia membuat kesalahan karena panik dan membuat tekel yang sembrono sehingga timnya harus diganjar penalti." tutup mantan bek Arsenal tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Guardiola Siapkan 100 Juta Pounds untuk Beli Hazard
Liga Inggris 21 Mei 2018, 21:04
-
Conte Segera Tinggalkan Chelsea Dalam Waktu 48 Jam
Liga Inggris 21 Mei 2018, 17:01
-
Parkir Bus Lawan MU, Begini Dalih Conte
Liga Inggris 21 Mei 2018, 15:57
-
Bikin Blunder Fatal, Phil Jones Disemprot Legenda Arsenal Ini
Liga Inggris 21 Mei 2018, 15:48
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR