
Bola.net - Chelsea kembali kalah saat bertandang ke markas Brighton pada lanjutan Liga Inggris. Tim asuhan Liam Rosenior tumbang 0-3 pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB.
Hasil ini memperpanjang tren negatif mereka di kompetisi domestik. Pertahanan terlihat tidak solid saat menghadapi tekanan tuan rumah di Amex Stadium. Brighton mampu memanfaatkan celah sejak awal pertandingan.
Lini belakang kembali menjadi sorotan. Chelsea kini telah kebobolan 11 gol dari situasi sepak pojok musim ini. Angka tersebut menyamai catatan terburuk klub pada musim 1994-95.
Kondisi ini berdampak langsung pada target musim. Peluang tampil di kompetisi Eropa mulai terancam. Suporter pun menunjukkan kekecewaan atas penurunan performa yang cukup tajam.
Krisis Pertahanan dari Bola Mati
Laga melawan Brighton kembali menegaskan masalah lama di skuad Chelsea. Mereka kesulitan mengantisipasi bola mati. Situasi ini terus berulang tanpa perbaikan berarti.
11 - Chelsea's 11 goals conceded from corners is their joint-most in a Premier League season (also 11 in 1994-95), with only West Ham (15) conceding more in the current campaign. Problem. pic.twitter.com/yrClx2IRwy
— OptaJoe (@OptaJoe) April 21, 2026
Data dari Opta mencatat 11 gol bersarang dari sepak pojok musim ini. Catatan tersebut menyamai rekor terburuk klub di Premier League. Angka ini menjadi indikator jelas lemahnya organisasi pertahanan.
Sebagai perbandingan, West Ham sudah kebobolan 15 gol dari situasi serupa. Meski bukan yang terburuk, catatan Chelsea tetap mengkhawatirkan.
Masalah utama terlihat pada koordinasi lini belakang. Pemain kerap kalah duel udara dan terlambat membaca arah bola. Situasi ini memberi ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang bersih.
Tumpul di Lini Depan

Tidak hanya bertahan, Chelsea juga bermasalah saat menyerang. Mereka gagal mencetak gol dalam lima pertandingan liga terakhir. Situasi ini menjadi yang pertama sejak tahun 1912.
Selama periode tersebut, gawang mereka kebobolan 11 kali tanpa balasan. Tim tidak mampu merespons saat tertinggal. Hal ini memperlihatkan penurunan performa secara menyeluruh.
Rosenior kini berada dalam tekanan besar. Minimnya produktivitas membuat peluang meraih poin semakin kecil di setiap laga.
Dampak Cedera Pemain
Absennya sejumlah pemain kunci memperparah kondisi tim. Cole Palmer dan Joao Pedro harus menepi karena cedera.
Selain itu, Estevao Willian belum dalam kondisi fisik terbaik. Kehilangan pemain penting ini mengurangi kreativitas dan efektivitas serangan.
Pemain pelapis mendapat kesempatan, tetapi kontribusinya belum memadai. Performa mereka belum mampu menutup kekosongan yang ditinggalkan pemain inti.
Kekalahan di Amex Stadium membuat Chelsea tertahan di peringkat ketujuh dengan 48 poin. Mereka kini tertinggal tujuh angka dari Liverpool yang berada di posisi kelima klasemen sementara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59























KOMENTAR