Bola.net - Mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand, buka-bukaan ihwal salah satu momen dalam karir sepakbolanya. Ferdinand mengaku pernah bermain dalam kondisi masih mabuk.
Ferdinand punya karir gemilang di Premier League. Dia memulai jalan suksesnya di West Ham. Pada 2000, Leeds United membelinya dengan harga 26 juta euro.
Dua tahun bermain untuk Leeds, Ferdinand kemudian pindah ke klub rival, Manchester United. Saat itu, Sir Alex Ferguson membawa Ferdinand ke Old Trafford dengan tebusan 46 juta euro.
Bersama United, Ferdinand meraih enam gelar juara Premier League. Dia juga membawa Setan Merah sekali merasakan manisnya gelar juara Liga Champions. Ferdinand akan dikenang sebagai legenda di United.
Bermain Sambil Mabuk
Di atas lapangan, Ferdinand dikenal sebagai tenang dan punya pembacaan permainan sangat baik. Namun, di balik segala atribut positifnya, Ferdinand pernah masuk dalam lapangan dalam kondisi buruk.
Ketika usianya masih 17 tahun, Ferdinand bermain pada laga Premier League dalam kondisi mabuk. Saat itu, Ferdinand disiapkan untuk laga West Ham lawan Arsenal di Highbury.
"Saya pergi ke bar dan minum tiga brendi dan cola," kata Ferdinand kepada The Mo Gilligan Podcast dikutip dari Goal International.
"Kemudian kit man datang dan berkata 'Anda harus berganti pakaian' karena saya memiliki brandy dan cola di tangan saya. Jadi saya seperti, oh. Saya minum tiga brendi dan cola dan harus bermain di Highbury. Apa yang sedang terjadi?"
"Penampilan pertama saya di Highbury; Saya berusia 17, 18. Jadi saya turun dan ditanya, 'Apakah kamu baik-baik saja?' - Saya seperti, 'Ya, saya baik-baik saja' dan benar, saya mabuk!," kenang Ferdinand.
Ferdinand Sempat Menolak
Saat itu, West Ham kehilangan Paulo Futre yang menolak masuk skuad. Manajer West Ham, Harry Redknapp, tidak punya banyak pilihan. Walau sempat menolak, Ferdinand tetap harus ikut dalam rombongan ke markas Arsenal.
"Jadi saya masuk ke dalam skuad dan kemudian saya bermain. Saat di bangku cadangan, saya berpikir tolong jangan bawa saya. Tiga brendi dan cola, saya tidak bisa masuk ke lapangan. Saya tidak bisa masuk."
Ferdinand akhirnya bermain di babak kedua. Dia bermain 15 menit sebelum laga usai. West Ham kalah dengan skor 2-0. Dua gol dicetak Arsenal sebelum Ferdinand turun ke lapangan.
Sumber: Goal International
Baca Ini Juga:
- Liverpool Didesak Beli Bek Tengah Baru Jika Ingin Pertahankan Gelar EPL
- Dortmund Tuding Manchester United Bikin Performa Jadon Sancho Memburuk
- Jordan Henderson Akui Kesulitan Jadi Bek Tengah
- Arsenal Hanya Batu Loncatan, Dani Ceballos Masih Ingin Kembali ke Real Madrid
- Liverpool Kalah dari Southampton karena Ceroboh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Independiente del Valle Bantah Wonderkidnya Gabung Manchester United
Liga Inggris 5 Januari 2021, 21:59
-
Begini Reaksi Coman Saat Dengar Dirinya Diincar Man United dan Man City
Bundesliga 5 Januari 2021, 21:57
-
Bursa Transfer Sudah Dibuka, Apakah Paul Pogba Segera Cabut dari MU?
Liga Inggris 5 Januari 2021, 21:21
-
Mau Main Posession atau Counter, Manchester United Siap Hadapi Man City
Liga Inggris 5 Januari 2021, 20:40
LATEST UPDATE
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Bojan Hodak Singgung Gol Persita yang Dianulir saat Persib Menang Tipis 1-0 di GBLA
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 10:45
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR