
Bola.net - Manchester City dikenal sebagai salah satu tim dengan gaya main ofensif yang sangat dominan. Pasukan Josep Guardiola bisa mengurung lawan dan menggelontor 4-5 gol dalam satu pertandingan.
Umumnya gol-gol Man City dimulai dari pergerakan impresif para gelandang atau winger. Bahkan Man City melewati sebagian besar musim 2021/22 tanpa striker murni, tapi mereka masih bisa mencetak banyak gol.
Tidak ada yang meragukan kualitas Man City dalam kemampuan mengalirkan bola, mengontrol permainan, dan mengurung lawan. Gol-gol Man City juga bisa dicetak siapa saja, tidak harus striker.
Menariknya, jika ditelaah lebih dalam, statistik membuktikan bahwa Man City tidak hanya unggul dalam possession football. Data Premier League membuktikan bahwa tim biru Manchester ini juga sangat efektif dalam situasi bola mati. Apa maksudnya?
Jagoan situasi bola mati
Gol-gol lewat situasi bola mati sering dianggap sebagai solusi bagi tim yang tertekan atau tidak bisa membawa bola. Namun, faktanya tim sekuat Man City pun memahami pentingnya bola mati alias set piece.
Tercatat, Kevin de Bruyne dkk. telah mencetak total 21 gol yang bermula dari tendangan bebas atau tendangan sudut. Torehan Man City itu jadi yang tertinggi di liga, dua gol lebih banyak dari Liverpool.
Tidak hanya itu, Man City juga bisa bertahan sangat baik dalam situasi bola mati lawan. Mereka hanya satu kali kebobolan dari skema bola mati, yakni ketika Ollie Watkins mencetak gol dari tendangan sudut di Villa Park.
Artinya, Man City menutup musim 2021/22 dengan catatan +20 selisih gol dari situasi bola mati saja. Menurut catatan EPL, tidak ada tim yang lebih baik dari Man City dalam sejarah kompetisi.
Unggul bola-bola atas
Catatan +20 selisih gol dari situasi bola mati terbilang istimewa. Man City menorehkan sejarah dan rekor baru, mereka unggul dari Liverpool, Manchester United, dan Chelsea. Berikut statistik selengkapnya:
Catatan tim Premier League dengan gol set-play terbaik (c) Premier League
Mengamati catatan tersebut, sebenarnya Liverpool unggul jauh dalam urusan mencetak gol dari situasi bola mati. Mereka pernah mencetak rekor 27 gol pada musim 2013/14 lalu.
Namun, di musim yang sama Liverpool juga kebobolan 11 gol dari situasi bola mati, hal ini mencoreng catatan apik mereka. Man City bebeda, tajam di depan dan solid di belakang.
Umpan-umpan akurat
Menariknya, gol dari situasi bola mati bukan hanya soal ketajaman sundulan atau finishing pemain di depan. Man City juga harus memiliki pemain-pemain dengan akurasi umpan jauh yang tinggi.
Musim ini, mereka punya Kevin De Bruyne yang bermain luar biasa. Ada pula Ilkay Gundogan dan Riyad Mahrez yang bisa diandalkan ketika De Bruyne tidak bermain.
Untuk catatan umpan kunci dari situasi bola mati, De Bruyne menorehkan 25 umpan akurat, Gundogan dengan 11 umpan, Mahrez dengan 9 umpan, dan Phil Foden dengan 9 umpan juga.
Artinya, ketika Man City menghadapi pertandingan alot dan tidak bermain sebaik biasanya, mereka masih bisa menemukan gol dari situasi bola mati.
Musim ini, kemampuan Man City untuk bertahan dan mencetak gol dari situasi bola mati terbukti krusial untuk membantu mereka mempertahankan gelar juara Premier League.
Sumber: Premier League
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Arsenal Salah Besar Pecat Unai Emery, tapi Arteta Boleh Juga Kok
- Sabar Dulu Fans MU, Erik Ten Hag Butuh Waktu untuk Raih Juara
- Berubah Pikiran, Sekarang Frenkie de Jong Siap Dengarkan Tawaran Man United
- Erling Haaland Adalah Investasi, Man City Punya No.9 Terbaik di Dunia!
- Harry Kane Mau Cari Apa Kalau Pindah ke Manchester United?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Rekrut Haaland, Man City Masih Bidik Dua Pemain Lagi!
Liga Inggris 31 Mei 2022, 08:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR