
- Eks bomber Liverpool Robbie Fowler mengaku The Reds akan kesulitan untuk bisa meraih gelar Liga Champions dan Premier League sekaligus namun tak demikian halnya dengan Manchester City.
Musim ini Liverpool bisa dianggap memiliki skuat yang komplit. Hampir di setiap posisi diisi oleh pemain-pemain berkualitas.
Selain itu perbedaan antara pemain inti dan pemain cadangan juga tak beda jauh. Sejumlah kelemahan juga telah dibenahi, di antaranya adalah kelemahan di sektor lini belakang plus kiper.
Maka banyak yang menyebut Liverpool musim ini berpeluang untuk merebut gelar juara liga dari tangan Manchester City.
Saran Neville
Eks kapten MU Gary Neville kemudian mengatakan bahwa untuk menjadi juara EPL, The Reds harus merelakan trofi Liga Champions.
Jika saya adalah pelatih Liverpool, saya mungkin akan melupakan Liga Champions, ujar Neville kepada The Times.
Saya tahu melupakan Liga Champions bakal berat untuk mereka, namun jika mereka tidak bermain di Liga Champions pada bulan Februari, Maret atau April, maka mereka punya peluang yang besar menjadi juara EPL.
Mengapa Demikian? Karena saya rasa taktik yang mereka terapkan sangat membebani tiga penyerang mereka. Mereka belum punya pelapis yang sepadan untuk ketiganya, terutama jika salah satu dari ketiganya mendapatkan cedera.
Unggulkan City
Eks penyerang timnas Inggris ini memiliki pemikiran yang senada dengan Neville. Ia bahkan menyebut tim manapun, termasuk Liverpool, akan kesulitan untuk bisa meraih dobel gelar sekaligus. Namun ia memberikan pengecualian untuk Manchester City.
“[Pep] Guardiola memiliki kualitas yang hebat di tangannya, ia memiliki pengetahuan tentang bagaimana menuju ke final Liga Champions dan ia akan percaya ini adalah musim dimana ia dapat membawa trofi ke klub, ucapnya pada The Mirror.
“Saya tidak akan berdebat dengan itu, tentu saja, tetapi itu bukan formalitas. Sangat sulit untuk memenangkan Premier League dan Liga Champions - saya pikir Manchester United adalah yang terakhir melakukannya pada 2008 silam, jadi itu satu dekade lalu, serunya.
Saya tidak ingin meniru apa kata Gary Neville - tidak ada peluang untuk itu - tetapi sebenarnya sulit untuk melakukan keduanya, karena tim di liga yang berbeda mendapatkan perjalanan yang jauh lebih mudah selama musim ini. Tetapi jika ada klub yang bisa melakukannya, maka ini adalah skuat City, cetusnya.
Berita Video
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hazard Diklaim Baru Akan Bisa Cetak 40 Gol, Jika Main di Liverpool
Liga Inggris 17 September 2018, 23:26
-
Kevin De Bruyne Targetkan Pulih di Derby Manchester
Liga Inggris 17 September 2018, 13:20
-
Satu Hal yang Membuat Guardiola Frustrasi: Melihat Pemainnya Salah Umpan
Liga Inggris 17 September 2018, 11:00
-
Guardiola Sama Sekali Tak Tertekan untuk Menjuarai Premier League Lagi
Liga Inggris 17 September 2018, 10:40
-
Guardiola Tegaskan Man City Bukanlah Tim Favorit di Liga Champions
Liga Champions 17 September 2018, 10:20
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hubungi Bournemouth, Tanyakan Pemain Ini
Liga Inggris 21 Mei 2026, 16:30
-
Gimana Kalau Lautaro Martinez Dapat Telepon dari Barcelona?
Liga Italia 21 Mei 2026, 16:22
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bali United 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:38
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR