
Bola.net - Terlepas dari pandemi virus corona, penggunaan VAR merupakan salah satu bagian yang paling tidak menyenangkan di Premier League musim ini. VAR dianggap cacat, tidak sesuai prosedur yang seharusnya.
Betapa tidak, hampir setiap pekan ada kontroversi soal VAR. Teknologi itu seharusnya membantu, tapi justru jadi masalah karena gagal memberikan batasan-batasan yang jelas. Wasit beberapa kali membuat keputusan keliru.
Penggunaan VAR di Premier League ini jelas buruk jika dibandingkan dengan liga-liga lainnya seperti Serie A dan La Liga yang sudah terlebih dahulu menerapkan VAR.
Salah satu perbedaan yang paling jelas terletak pada monitor di lapangan. Wasit utama tidak bisa melihat langsung tayangan VAR, hanya bisa mendengarkan instruksi dari wasit VAR yang mengamati sejumlah monitor.
Kini, studi mengatakan bahwa wasit-wasit sendiri yang takut mengubah keputusan mereka soal VAR. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Takut Ubah Keputusan?
Menukil talkSPORT, ada studi menarik dari Bet O'Clock soal VAR di liga-liga top Eropa musim ini. Hasil ini mungkin bisa menggambarkan mengapa Premier League paling kesulitan menerapkan VAR.
Studi itu menganalisis setiap keputusan VAR di lima liga top Eropa (Premier League, LaLiga, Ligue 1, Bundesliga, Serie A) musim ini. Hasilnya, wasit VAR di Premier League diduga takut membatalkan keputusan karena bisa membuat wasit utama di lapangan menghadapi tekanan besar.
Terbukti, hanya ada 32 persen keputusan VAR yang dibatalkan di Premier League. Angka itu mungkin tidak kecil, tapi jika dibandingakan dengan liga-ligan lainnya, jelas Premier League segan mengubah keputusan bahkan jika itu salah.
Rasio Keputusan VAR yang Dibatalkan di 5 liga top Eropa:
- Premier League: 32 persen
- Ligue 1: 85 persen
- Serie A: 89 persen
- Bundesliga: 90 persen
- LaLiga: 91 persen
Lebih Banyak
Singkatnya, wasit VAR takut mengubah keputusan awal mereka, meski keputusan itu mungkin keliru. Uniknya, keputusan VAR di Premier League ternyata paling banyak, bahkan lebih dari liga-liga top Eropa lainnya.
Keputusan VAR di 5 liga top Eropa:
- Premier League: 275
- Serie A: 111
- LaLiga: 101
- Bundesliga: 84
- Ligue 1: 82
Angka itu aneh. Bagaimana bisa liga yang takut mengubah keputusan justru paling banyak mengandalkan VAR? Mungkin itulah salah satu penyebab mengapa penggunaan VAR di Premier League musim ini buruk, banyak tim yang dirugikan.
Hal ini pun mengindikasikan bahwa penggunaan monitor di tepi lapangan sangat penting. Premier League sering salah membuat keputusan karena bukan wasit utama yang menilainya sendiri.
Terlalu Takut
Juru biara Bet O'Clock mengatakan bahwa hasil riset itu menunjukkan bawa wasit VAR di Premier League perlu lebih tegas. Mereka mungkin terlalu takut untuk mengubah keputusan, yang jelas bisa merugikan banyak tim.
"Ada perbedaan yang sangat tajam dalam tingkat keputusan yang dibatalkan oleh wasit Premier League, dibandingkan dengan liga-liga Eropa lainnya."
"Hal ini mengisyaratkan bahwa serikat wasit di sana kuat, karena para wasit VAR terlalu takut membuat rekan-rekan mereka kesulitan di lapangan."
"Namun, hal ini bisa jadi halangan untuk membuat keputusan yang tepat," tandasnya.
Sumber: talkSPORT, Bet O'Clock
Baca ini juga ya!
- Kisah Evolusi Bruno Fernandes: Dari Bek Tengah Jadi Gelandang No. 10
- Prediksi 25 pemain Liverpool Musim Depan, Ada Timo Werner
- Inilah 5 Pemain Pilihan Virgil van Dijk dalam Skuad Kecil Impiannya, Tak Ada Pemain Liverpool
- Leroy Sane ke Liverpool, Apakah Mungkin?
- Ketika Striker Rival Heran Dengar Kritik untuk Anthony Martial: Bagaimana Bisa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Rahasia Rodrygo Langsung Moncer di Real Madrid
Liga Spanyol 6 April 2020, 19:00
-
Demi Sukses di Real Madrid, Rodyrgo 'Sungkem' Terlebih Dahulu ke Pele
Liga Spanyol 6 April 2020, 18:40
-
Kabar Gembira Madrid! Napoli Turunkan Harga Jual Fabian Ruiz
Liga Spanyol 6 April 2020, 18:20
-
Barcelona Masih Menaruh Hati Terhadap Willian
Liga Spanyol 6 April 2020, 16:50
-
Messi ke Inter Milan, Moratti: Bukan Mimpi yang Terlarang
Liga Italia 6 April 2020, 16:14
LATEST UPDATE
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
-
Hansi Flick Akui Barcelona Prioritaskan Liga Champions Ketimbang La Liga
Liga Spanyol 10 April 2026, 21:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR