
Bola.net - Jurgen Klopp membeberkan cerita di balik layar soal kepergian Sadio Mane dari Liverpool. Dia menyebut bahwa transfer Mane adalah bukti sportivitas dalam sepak bola, segalanya bisa terjadi.
Kepergian Mane memang cukup mengejutkan. Tidak ada yang menduga The Reds bakal melepas salah satu pemain terbaiknya, Mane memilih bergabung dengan Bayern Munchen.
Di sisi Liverpool, melepas Mane tentu berisiko. Bagaimanapun Mane adalah salah satu pencetak gol terbaik mereka dalam beberapa tahun terakhir, melepas Mane berarti melepas jaminan gol.
Biar begitu, Klopp menegaskan bahwa pihaknya tidak punya banyak opsi. Liverpool menghargai keinginan Mane sebagai pemain. Lantas, apa kata Klopp?
Tidak ada masalah
Klopp mengindikasikan bahwa proses kepergian Mane berjalan lancar karena tidak ada kendala serius. Mane dan agennya bicara secara terbuka dan Liverpool menyambutnya dengan terbuka.
"Sadio berkata kepada saya dan agennya bicara bahwa dia ingin mencari tantangan baru. Jika hal semacam ini terjadi lebih awal, seperti kasus Mane, jika segalanya berjalan tepat, jika klub barunya siap bernegosiasi, beginilah yang terjadi," kata Klopp.
"Lalu Anda hanya bisa berterima kasih dengan menaruh respek tinggi. Saya sangat menghargai Sadio, dia pemain luar biasa dan saya mengharapkan yang terbaik untuk dia."
Bayern untung
Lebih lanjut, Klopp menegaskan bahwa Bayern sangat beruntung bisa mendapatkan pemain selevel Mane. Dia yakin bahwa Mane masih bisa terus bermain di level tinggi hingga beberapa tahun ke depan.
"Dia akan bermain untuk bertahun-tahun, dengan tubuh seperti itu dia bisa bermain sampai usia 38-39 tahun, luar biasa. Bayern mendapatkan pemain yang benar-benar bagus," sambung Klopp.
"Transfer semacam ini sangat normal, wajar ada perubahan dalam suatu hubungan. Dalam kasus ini, Sadio ingin pergi dan kami yang harus bereaksi, kami harus mencoba memberikan yang terbaik."
"Memang kami akan merindukan dia di sisi sepak bola dan sebagai pria, tapi saya tidak masalah, begitulah hidup," tandasnya.
Sumber: Liverpool
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- 6 Pemain Flop Arsenal yang Masih Harus Dilepas Mikel Arteta, Nicolas Pepe Termasuk?
- Cerita Arsenal Gagal Dapatkan Raphinha, Ternyata Emang Gak Maksa Kok!
- Prediksi Salzburg vs Liverpool 28 Juli 2022
- Kiprah 5 Alumni FC Salzburg di Premier League: 3 Pemain Pernah Bela Liverpool Lho!
- Starting XI MU Impian Erik ten Hag Tanpa Cristiano Ronaldo: Tetap Ngeri, Tsunami Trofi Bukan Khayala
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Baru yang Tampil Impresif di Laga Pramusim, Termasuk Darwin Nunez
Editorial 26 Juli 2022, 12:42
-
Prediksi Salzburg vs Liverpool 28 Juli 2022
Liga Inggris 26 Juli 2022, 11:13
-
7 Opsi Gelandang yang Bisa Didatangkan Liverpool di Musim Panas 2022
Liga Inggris 25 Juli 2022, 18:15
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR