Bola.net - Manajer Brighton & Hove Albion, Chris Hughton mengaku kecewa terhadap keputusan wasit yang tidak mengabaikan insiden handsball bek Arsenal, Calum Chambers di kotak penalti. Insiden tersebut dianggap Hughton mempengaruhi hasil akhir laga putaran keempat Piala FA antara kedua tim, yang dimenangkan The Gunners dengan skor 3-2 semalam (25/01).
Sesaat setelah Sam Baldock memperkecil kedudukan menjadi 2-3, umpan silang striker Brighton, Adrian Colunga terlihat mengenai tangan Chambers di kotak penalti Arsenal. Namun wasit Michael Oliver mengabaikan klaim tersebut.
Hughton mengatakan bahwa lolosnya Arsenal dari hukuman penalti sangat mempengaruhi hasil akhir, mengingat Brighton berkesempatan menyamakan kedudukan atau bahkan berbalik unggul seandainya bisa mencetak gol melalui titik putih.
"Saya melihat bahwa insiden itu benar-benar sebuah handsball yang biasanya berakibat dengan hukuman penalti di kompetisi reguler. Chambers berada dalam jarak yang sangat dekat, namun tangannya bergerak dan seharusnya wasit melihatnya," keluh Hughton seperti dilansir situs resmi Seagulls.
"Penalti itu bisa saja mengubah jalannya laga, apalagi kami memiliki momentum dan juga dukungan penuh suporter di kandang. Kami sudah memberikan yang terbaik, dan jelas sekali bahwa jika penalti pasti diberikan jika insiden tersebut terjadi di laga-laga lainnya."[initial]
(sg/mri)
Sesaat setelah Sam Baldock memperkecil kedudukan menjadi 2-3, umpan silang striker Brighton, Adrian Colunga terlihat mengenai tangan Chambers di kotak penalti Arsenal. Namun wasit Michael Oliver mengabaikan klaim tersebut.
Hughton mengatakan bahwa lolosnya Arsenal dari hukuman penalti sangat mempengaruhi hasil akhir, mengingat Brighton berkesempatan menyamakan kedudukan atau bahkan berbalik unggul seandainya bisa mencetak gol melalui titik putih.
"Saya melihat bahwa insiden itu benar-benar sebuah handsball yang biasanya berakibat dengan hukuman penalti di kompetisi reguler. Chambers berada dalam jarak yang sangat dekat, namun tangannya bergerak dan seharusnya wasit melihatnya," keluh Hughton seperti dilansir situs resmi Seagulls.
"Penalti itu bisa saja mengubah jalannya laga, apalagi kami memiliki momentum dan juga dukungan penuh suporter di kandang. Kami sudah memberikan yang terbaik, dan jelas sekali bahwa jika penalti pasti diberikan jika insiden tersebut terjadi di laga-laga lainnya."[initial]
Baca Juga
- 'Sanchez Bermain Lebih Baik di Arsenal Ketimbang Saat di Barca'
- Toral: Tawaran Arsenal Untuk Paulista Mustahil Ditolak
- Sol Campbell: Sulit Juarai Kompetisi Lain, Arsenal Harus Serius di Piala FA
- Wenger: Bielik Masa Depan Arsenal
- Wenger: Rajin Nge-Gym, Ozil Tak Gampang Jatuh Lagi
- Bielik: Saya ke Arsenal Untuk Wujudkan Mimpi
- Redknapp: Cazorla Bertubuh Kecil, Namun Berhati Singa
- Giroud Sebut Empat Striker Yang Menginspirasinya
- Monreal Tinggalkan Arsenal Menuju Bilbao?
- Higginbotham: Arsenal Harus Cari Pemain Seperti Matic
- Legenda Arsenal Cibir Pembelian Terbaru Wenger
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabregas Tak Pernah Membayangkan Dilatih Mourinho
Liga Inggris 26 Januari 2015, 21:30
-
Fabregas: Wenger Adalah Pelatih Terbaik Pemain Muda
Liga Inggris 26 Januari 2015, 21:02
-
Wenger: Arsenal dan Man United Favorit di FA Cup
Liga Inggris 26 Januari 2015, 20:30
-
Henry Dukung Wenger Datangkan Paulista
Liga Inggris 26 Januari 2015, 20:24
-
Liga Inggris 26 Januari 2015, 17:16

LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR