
Bola.net - - Jose Mourinho mengaku ia dulu memang pernah memiliki momen-momen negatif dengan Arsene Wenger akan tetapi ia tak segan untuk memujinya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini.
Di sepanjang karirnya di Premier League, Mourinho sering terlibat perseteruan dengan beberapa manajer lain. Salah satu 'lawan' favoritnya adalah Wenger.
Keduanya kerap beradu komentar di media. Mourinho bahkan pernah menyindirnya sebagai manajer 'spesialis gagal.'
Di satu titik, perseteruan mereka bahkan sempat melibatkan kontak fisik. Eks manajer Arsenal itu pernah mendorong Mourinho saat manajer asal Portugal itu menangani Chelsea untuk kedua kalinya, sebelum hijrah ke Manchester United.
Pujian Mourinho
Keduanya saat ini sama-sama sedang menganggur, dan hal itu membuat perseteruan mereka menghilang. Pada akhirnya hal itu membuat Mourinho bersedia memberikan pujian kepada Wenger.
"Ada beberapa episode [perseteruan] di sepanjang jalan," ucapnya seperti dilansir Goal International.
“Saya hanya bisa bicara sendiri. Saya sangat menikmati persaingannya. Tapi rasa hormat yang sebenarnya selalu ada," serunya.
"Ia membuat banyak sejarah di klub sepakbola itu. Salah satu manajer sepakbola terbaik dalam sejarah sepakbola," puji Mourinho.
Pujian untuk Invincibles
Wenger menangani Arsenal selama sekitar 22 tahun. Selama di sana ia membantu The Gunners meraih tiga trofi Premier League dan banyak trofi FA Cup maupun Charity Shield.
Salah satu kenangan terbaik atas Wenger adalah kesuksesannya memenangkan liga musim 2003-04 tanpa tersentuh satu kekalahan pun. Sampai saat ini skuat Arsenal tersebut mendapat julukan The Invincibles.
Mourinho pun tak ragu untuk memuji karya Wenger itu. Ia menyebutnya sebagai tim yang hampir tak memiliki kelemahan.
"Julukan itu ada - Invincibles," tutur mourinho.
“Luar biasa. Filosofi pembinaan, tim yang hampir sempurna," pujinya.
Berita Video
Berita video 3 profil penjaga gawang Timnas Indonesia U-22 untuk Piala AFF U-22 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi, Bakayoko Tegaskan Ingin Bertahan Bersama Milan
Liga Italia 19 Februari 2019, 22:18
-
Hazard Disarankan untuk Tinggalkan Chelsea dan Gabung Madrid
Liga Inggris 19 Februari 2019, 21:10
-
Class! Mourinho Akui Wenger Salah Satu Manajer Terbaik di Dunia
Liga Inggris 19 Februari 2019, 20:40
-
Kalah Dari MU, Waktu Sarri Bersama Chelsea Diklaim Sudah Habis
Liga Inggris 19 Februari 2019, 17:02
-
Pembuktian Pogba Sebagai Salah Satu Pemain Terbaik di Dunia
Liga Inggris 19 Februari 2019, 17:00
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR