
Bola.net - Bek Arsenal, Shkodran Mustafi, berkata bahwa dia selalu mengutamakan tim dan klub ketika harus menghadapi rasa kecewa dicadangkan. Mustafi cukup lama tidak bermain sebagai starter.
Beberapa bulan terakhir era Unai Emery, Mustafi lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Bahkan saat itu rumor penjualan Mustafi menguat, Emery tidak puas dengan performanya.
Kini, kedatangan Mikel Arteta seakan-akan memberi napas baru untuk Mustafi. Bek 27 tahun ini perlahan-lahan menemukan kepercayaan dirinya kembali, yang jelas berpengaruh pada performa di lapangan.
Apa kata Mustafi tentang masa-masa sulitnya? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Masa-Masa Dicadangkan
Emery mencadangkan Mustafi bukan tanpa alasan. Saat itu Mustafi termasuk salah satu pemain yang paling sering membuat kesalahan sendiri, membuat blunder yang merugikan tim.
Mustafi pun menerima keputusan itu, tapi bukan berarti dia diam saja. Baginya, yang terpenting adalah berjuang untuk mendapatkan kesempatan lagi, untuk membuktikan diri.
"Pada akhirnya, kita semua tahu bagaimana cara kerja dunia sepak bola. Anda akan selalu mendapatkan kesempatan," buka Mustafi kepada Evening Standard.
"Anda akan selalu mendapatkan kemungkinan untuk melaju lagi, dan lagi, dan ketika Anda berpikir seperti itu [menyerah], saya kira itulah saatnya Anda pensiun."
Selalu Tim
Lebih lanjut, Mustafi pun tidak peduli dicadangkan asalkan tim bisa menang. Dia selalu mengutamakan kepentingan tim, bukan kariernya sendiri. Sikap inilah yang membantunya melewati masa-masa sulit.
"Profesional tidak boleh berpikir seperti itu [menyerah]. Bagi saya, situasinya selalu sama. Saya selalu mencoba meninggalkan urusan pribadi dan berada di sana untuk tim," sambung Mustafi.
"Selalu, ketika tim membutuhkan saya, saya ingin berada di sana. Tidak hanya dalam pertandingan, tapi juga di sesi latihan," pungkasnya.
Mustafi hanya 11 kali jadi starter dan 2 kali masuk sebagai pemain pengganti di semua pertandingan Arsenal musim ini.
Sumber: Standard
Baca ini juga ya!
- Mumpung Jeda Musim Dingin, Ini 4 Masalah Besar Arsenal yang Bisa Diselesaikan Arteta
- Eksperimen Matteo Guendouzi, Bukti Kecerdikan Mikel Arteta di Arsenal?
- Bernd Leno Jelaskan Situasi Internal Arsenal ketika Rumor Kepergian Aubameyang Memanas
- Wah, Arsenal Cegah Gabriel Martinelli Bela Timnas Brasil U-23?
- Begini Penilaian Guardiola Soal Awal Karir Arteta di Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masukkan Rekrutan Anyar, Begini Skuat Arsenal untuk Fase Gugur Liga Europa
Liga Eropa UEFA 4 Februari 2020, 22:51
-
Singkirkan Kepa Jadi Keputusan Terbesar Dalam Karir Manajerial Lampard
Liga Inggris 4 Februari 2020, 17:57
-
Ini Alasan Mengapa Manchester City Jadi Bapuk dan Tak Setangguh Musim Lalu
Liga Inggris 4 Februari 2020, 17:29
-
Mikel Arteta Sanjung Mental Baja Shkodran Mustafi
Liga Inggris 4 Februari 2020, 16:00
-
Cara Mudah Membobol Gawang Manchester United
Liga Inggris 4 Februari 2020, 15:52
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR