Bola.net - - Masa depan Maurizio Sarri di Chelsea semakin tidak jelas. Kabarnya, Sarri belum juga mampu membuktikan kemampuannya untuk memenangkan hati fans dan pemilik klub. Sarri mulai kehabisan waktu, dan kembali ke Liga Champions musim depan merupakan satu-satunya kesempatan Sarri untuk bertahan di Stamford Bridge.
Awalnya, Sarri disambut dengan optimisme tinggi. Dia datang dengan gaya sepak bola menarik yang dikenal dengan sebutan Sarriball dan mengandalkan Jorginho di lini tengah.
Sayangnya, Sarriball belum sempurna. Chelsea beberapa kali menelan kekalahan konyol pada pertandingan-pertandingan yang seharusnya mudah. Sarri pun harus rela terus dikritik jutaan fans Chelsea setiap kali bertanding di Stamford Bridge.
Kondisi ini menyebabkan masa depan Sarri di Chelsea mulai diragukan. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Siap Dipecat
Mengutip The Sun, kabarnya staf pelatih Sarri sudah memahami bahwa bos mereka bisa saja segera dipecat. Mereka semua memahami bahwa posisi Sarri tidak benar-benar aman karena Chelsea yang terus kesulitan sepanjang musim ini.
Sarri begitu keras kepala. Dia tahu bahwa Sarriball terus dikritik dan tidak disukai fans, tetapi Sarri ngotot mempertahankan taktik itu. Dia mengaku tidak bisa bermain dengan cara lain.
Liga Champions merupakan satu-satunya cara Sarri untuk mempertahankan pekerjaannya. Untungnya, saat ini Chelsea masih punya peluang untuk kembali ke Liga Champions musim depan: dengan mengamankan empat besar; atau dengan menjuarai Liga Europa.
Kebiasaan Chelsea
Sarri butuh waktu untuk menyempurnakan Sarriball di Chelsea, tetapi sayangnya waktu adalah salah satu hal yang paling sulit diberikan oleh tim sebesar Chelsea di Premier League.
The Blues dikenal sebagai klub yang tidak mau memberi kesempatan kedua. Mereka doyan bergonta-ganti pelatih begitu pelatih yang sekarang dirasa tidak mampu membawa klub jadi lebih baik.
Sarri sekarang berada di posisi itu. Dia mengaku butuh waktu, tetapi Sarri juga menyadari posisinya tidak sepenuhnya aman. Biar begitu, mantan pelatih Napoli ini berulang kali mengaku tidak merasakan tekanan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gantikan Ramsey, Arsenal Incar Pemain Barcelona Ini
Liga Inggris 26 April 2019, 20:40
-
MU vs Chelsea, Ander Herrera Berpotensi Comeback
Liga Inggris 26 April 2019, 19:20
-
Neymar Bermimpi Duet Bareng Hazard
Liga Champions 26 April 2019, 18:14
-
Desas-Desus Pemecatan Sarri Mulai Mengganggu Staf Internal Chelsea
Liga Inggris 26 April 2019, 10:00
-
Ole Gunnar Solskjaer Berikrar Bakal Kalahkan Chelsea
Liga Inggris 26 April 2019, 09:26
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR