Bola.net - - Gelandang Liverpool Fabinho mengaku terkesan dengan kecerdasan Roberto Firmino yang mampu beradaptasi di sejumlah posisi berbeda dengan sangat baik saat dibutuhkan timnya.
Saat masih bermain di Jerman bersama dengan Hoffenheim, Firmino sering dimainkan di posisi gelandang serang. Ia juga pernah dimainkan sebagai winger kiri dan second striker.
Setelah membela Liverpool, Jurgen Klopp kerap memainkannya sebagai penyerang tengah. Dan belakangan ini, ia kerap dimainkan sedikit di belakang Mohamed Salah, yang didorong bermain sebagai striker tunggal.
Namun saat melawan Crystal Palace kemarin, Firmino sempat mengisi posisi bek kanan. Hal tersebut tak lepas dari dikartumerahkannya James Milner.
Pujian Fabinho
Kemampuan Firmino untuk beradaptasi di luar posisi aslinya, dan diperankan dengan baik pula, mendapat pujian dari Fabinho. Gelandang asal Brasil itu mengaku terkesan dengan kecerdasan kompatriotnya tersebut.
“Firmino adalah pemain yang sangat pandai beradaptasi dengan posisi yang berbeda. Ia nomor 9 tetapi ia banyak membantu dalam membangun permainan,” bukanya pada Liverpoolfc.com.
“Ia sangat penting bagi tim di banyak tahap permainan; ia bermain seolah-olah dalam peran No.10 atau peran No.8, ia adalah orang yang sangat cerdas yang beradaptasi dengan apa yang dibutuhkan tim," serunya.
Sangat Penting
Fabinho menambahkan bahwa kelebihan yang dimiliki oleh Firmino ini membuatnya menjadi pemain yang sangat penting bagi Liverpool. Terlebih meski ia kerap dimainkan di posisi berbeda, ketajamannya tetap terjaga.
“Ia hebat dalam bermain dengan punggungnya menghadap ke gawang dan, seperti yang saya katakan, dalam permainan membangun dan memulai serangan. Ia banyak membantu dalam kerja tim secara umum serta menjadi finisher top," pujinya.
"Jadi, ya, ia adalah pemain yang sangat penting bagi kami,” tegas Fabinho.
Sejauh musim ini berjalan, Firmino telah mencetak 11 gol dari 31 pertandingan di semua ajang kompetisi. Sembilan di antaranya ia cetak di pentas Premier League dari 23 penampilan.
Berita Video
Berita video Simon McMenemy mengungkapkan "senjata"-nya untuk membuat Timnas Indonesia berbahaya. Apakah itu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabinho Klaim Firmino Sebagai Penyerang Komplit
Liga Inggris 25 Januari 2019, 20:22
-
Fabinho Terkesan Dengan Kecerdasan Firmino
Liga Inggris 25 Januari 2019, 19:50
-
Sering Dicadangkan, Sturridge Curhat Soal Hubungannya dengan Klopp
Liga Inggris 25 Januari 2019, 13:30
-
Roma dan Liverpool Berebut Sandro Tonali
Liga Italia 25 Januari 2019, 04:40
-
Salah Bisa Jadi Legenda Liverpool Asal Tak Tiru Suarez dan Torres
Liga Inggris 24 Januari 2019, 21:12
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR