Fans Arsenal Jangan Senang Dulu! Meski Gacor di Awal Musim, The Gunners Punya Statistik Buruk Berujung Gagal Juara

Bola.net - Arsenal kembali menapaki jalur impian di Premier League. Setelah sembilan laga, tim asuhan Mikel Arteta kini duduk manis di puncak klasemen dengan torehan 22 poin.
Keunggulan empat poin dari Bournemouth di posisi kedua dan enam poin dari duo Manchester membuat optimisme suporter The Gunners kembali bergelora.
Namun, sejarah memberi peringatan: Arsenal sudah pernah berada di posisi ini sebelumnya, dan gagal memanfaatkan momentum.
Riwayat Kegagalan Arsenal

Sejak era Arsene Wenger berakhir, Arsenal kerap menjadi tim dengan awal musim yang menggairahkan namun performanya melorot di paruh kedua kompetisi.
Pada musim 2013/2014, mereka juga mengoleksi 22 poin dari sembilan pertandingan tetapi akhirnya hanya finis di peringkat keempat.
Bahkan pada musim 2022/2023 lalu, ketika Arteta sukses membawa timnya memimpin klasemen selama 248 hari, mimpi itu sirna setelah Manchester City melesat di pekan-pekan terakhir dan merebut gelar juara.
Arsenal Musim Ini Beda

Namun, musim ini tampaknya ada perbedaan nyata di tubuh Arsenal. Mereka bukan hanya kuat secara ofensif, tapi juga jauh lebih solid dalam bertahan.
Dalam lima laga terakhir, The Gunners mencatatkan lima clean sheet beruntun, sebuah pencapaian yang mencerminkan keseimbangan antara strategi dan disiplin di lini belakang.
Lebih mencengangkan lagi, dalam empat pertandingan terakhir mereka hanya membiarkan lawan melepaskan dua tembakan tepat sasaran. Statistik ini menunjukkan bahwa Arsenal bukan hanya menyerang dengan gaya, tetapi juga bertahan dengan struktur yang kokoh.
Arsenal Raja Set Piece

Kunci keberhasilan musim ini salah satunya terletak pada perbaikan di situasi bola mati. Arsenal kini menjadi salah satu tim paling berbahaya di Inggris dalam hal set-piece.
Dari sepak pojok, tendangan bebas, hingga lemparan ke dalam panjang, tim ini tampak punya berbagai cara untuk menciptakan peluang. Hal ini tak lepas dari kerja keras staf pelatih dan keputusan cerdas klub di bursa transfer musim panas, yang menghadirkan kedalaman skuad lebih mumpuni dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Nama-nama seperti Declan Rice dan David Raya memberi keseimbangan baru di tim. Rice menghadirkan kontrol di lini tengah yang selama ini hilang, sementara Raya memperkuat sektor penjaga gawang dengan distribusi bola dan ketenangan yang lebih baik.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda membuat Arteta kini punya keleluasaan untuk merotasi skuad tanpa kehilangan kualitas.
Namun, perjalanan menuju gelar tentu masih panjang. Musim Premier League selalu penuh jebakan, terutama bagi tim yang sedang memimpin klasemen.
Kunci Juara Arsenal

Arsenal sudah beberapa kali membuktikan bahwa awal yang gemilang belum tentu berujung pada trofi. Kuncinya adalah menjaga fokus, menghindari cedera pemain kunci, dan mempertahankan rasa lapar hingga pekan terakhir.
Jika konsistensi yang kini mereka tunjukkan bisa bertahan, bukan mustahil Arsenal mengulangi kejayaan musim 2003/2004, ketika mereka terakhir kali menjuarai Premier League tanpa sekalipun menelan kekalahan. Dua dekade telah berlalu sejak masa “The Invincibles”, dan kini Mikel Arteta punya peluang emas untuk menulis ulang sejarah.
Musim masih panjang, tapi satu hal jelas: Arsenal kini bukan sekadar tim yang menjanjikan. Mereka adalah tim yang mulai benar-benar siap.
Sumber: The Sun
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Brighton di Piala EFL: Debut Piero Hincapie?
Liga Inggris 29 Oktober 2025, 23:29
-
Jadwal Carabao Cup Pekan Ini Live di Vidio, 29-30 Oktober 2025
Liga Inggris 29 Oktober 2025, 17:01
-
Calon Juara yang Krisis Cedera: Arsenal Kehilangan Saliba dan Martinelli!
Liga Inggris 29 Oktober 2025, 07:26
-
Prediksi Arsenal vs Brighton 30 Oktober 2025
Liga Inggris 28 Oktober 2025, 11:53
LATEST UPDATE
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR