Barcelona Layangkan Protes Resmi ke RFEF Usai Dibantai Atletico Madrid 0-4, Soroti Kinerja Wasit dan VAR

Barcelona Layangkan Protes Resmi ke RFEF Usai Dibantai Atletico Madrid 0-4, Soroti Kinerja Wasit dan VAR
Ekspresi kecewa Frenkie de Jong dan Pau Cubarsi setelah Julian Alvarez mencetak gol di laga Atletico Madrid vs Barcelona, 13 Februari 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Barcelona resmi melayangkan protes kepada RFEF menyusul kekalahan 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama Copa del Rey, Jumat (13/2) dini hari WIB. Kekalahan tersebut diwarnai sejumlah keputusan kontroversial dari perangkat pertandingan.

Dalam laga itu, gol Pau Cubarsi dianulir melalui proses yang memicu perdebatan. Selain itu, potensi kartu merah untuk Giuliano Simeone atas pelanggaran keras tidak berujung sanksi tegas dari wasit.

Situasi tersebut memicu frustrasi di kubu Blaugrana. Pelatih Hansi Flick dan jajaran klub disebut kecewa terhadap standar pengambilan keputusan yang dinilai inkonsisten sepanjang pertandingan.

Sebagai tindak lanjut, Barcelona mengirimkan surat pengaduan resmi kepada federasi. Langkah ini menegaskan sikap klub dalam menuntut kejelasan dan transparansi atas kinerja wasit serta penggunaan VAR.

1 dari 3 halaman

Surat Resmi ke RFEF dan Sorotan Lima Kriteria

Reaksi penyerang Barcelona, Robert Lewandowski setelah gawang mereka dibobol penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez di semifinal Copa del Rey. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Reaksi penyerang Barcelona, Robert Lewandowski setelah gawang mereka dibobol penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez di semifinal Copa del Rey. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Dalam pernyataan resmi, Barcelona mengonfirmasi telah mengirim surat kepada Presiden RFEF, Presiden Komite Teknis Wasit (CTA), kepala VAR, serta Direktur Penasihat Hukum federasi.

“FC Barcelona melaporkan bahwa mereka telah mengirimkan surat resmi pada hari Sabtu, 14 Februari, kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), yang ditujukan kepada Presidennya, Presiden Komite Teknis Wasit (CTA), kepala VAR, dan Direktur Penasihat Hukum, di mana Klub menyatakan keprihatinan mendalamnya tentang kriteria homogen yang berulang,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Dalam dokumen tersebut, Barcelona menyoroti lima aspek utama yang menjadi perhatian antara lain:

  • Kurangnya konsistensi dalam kriteria disiplin
  • Kriteria yang saling bertentangan dalam tindakan wasit
  • Akumulasi kesalahan yang relevan
  • Penerapan dan transparansi VAR
  • Kriteria dalam tinjauan di monitor
2 dari 3 halaman

Tuntutan Transparansi dan Regulasi Disiplin Wasit

Aksi Fermin Lopez dalam laga Atletico Madrid vs Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026, Jumat (13/2/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Aksi Fermin Lopez dalam laga Atletico Madrid vs Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026, Jumat (13/2/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Barcelona menegaskan bahwa langkah ini bukan serangan terhadap integritas individu wasit. Klub menyebut inisiatif tersebut bertujuan mendorong perbaikan sistemik demi menjaga kualitas kompetisi.

Barcelona memperjelas bahwa inisiatif ini tidak bermaksud untuk mempertanyakan profesionalisme badan wasit, tetapi lebih untuk menuntut peninjauan mendesak terhadap kriteria yang diterapkan untuk menjamin:

  • Kredibilitas dan prestise kompetisi
  • Kesamaan dalam keputusan wasit
  • Perlakuan yang sama antar klub.

Blaugrana juga meminta publikasi penuh seluruh rekaman audio VAR, termasuk dalam situasi tanpa tinjauan di lapangan. Mereka menilai transparansi adalah fondasi penting untuk memulihkan kepercayaan publik.

Sebagai penutup, Barcelona mengusulkan pembentukan kode disiplin khusus bagi wasit yang memuat konsekuensi publik dan transparan atas kesalahan serius.

Sumber: Barca Universal


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL