Fred Kritik Keras Erik ten Hag saat Tangani MU: Buruk Kelola Skuad, Sering Berselisih dengan Pemain

Fred Kritik Keras Erik ten Hag saat Tangani MU: Buruk Kelola Skuad, Sering Berselisih dengan Pemain
Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, saat pertandingan Liga Inggris melawan Leeds United di Old Trafford, Rabu (8/2/2023). (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Fred melontarkan kritik keras terhadap Erik ten Hag saat mengenang pengalamannya memperkuat Manchester United. Mantan gelandang asal Brasil itu menilai Ten Hag sangat bagus secara taktik, tetapi buruk dalam mengelola ruang ganti.

Fred memperkuat Manchester United selama lima tahun sebelum meninggalkan Old Trafford untuk bergabung dengan Fenerbahce menjelang musim 2023/2024. Selama berada di Inggris, ia ikut meraih Piala Liga dan menjadi bagian dari skuad yang mencapai final Piala FA.

Ten Hag datang ke Manchester United dengan reputasi tinggi setelah empat musim menangani Ajax. Ia membawa klub tersebut mencapai semifinal Liga Champions dan kemudian mempersembahkan Piala Liga serta Piala FA selama dua setengah tahun di Old Trafford.

Fred mengaku memiliki pengalaman berbeda ketika bekerja bersama Ten Hag dibandingkan dengan Ole Gunnar Solskjaer dan Jose Mourinho. Ia menilai persoalan utama Ten Hag berada pada cara menangani para pemain, termasuk ketika menghadapi sejumlah pemain senior.

1 dari 4 halaman

Fred Kritik Keras Cara Ten Hag Kelola Skuad

Fred menyampaikan penilaiannya ketika tampil dalam Charla Podcast. Ia memisahkan kemampuan Ten Hag dalam menyusun strategi dari cara pelatih asal Belanda tersebut membangun hubungan dengan para pemain.

Menurut Fred, persoalan di ruang ganti membuat masa kepemimpinan Ten Hag di Manchester United terasa penuh tekanan. Ia bahkan mengaku pernah menjadi salah satu pemain yang berselisih dengan sang pelatih.

"Ten Hag sangat bagus secara taktik, tetapi dalam mengelola kelompok dia benar-benar buruk," kata Fred.

"Dia bertengkar dengan semua orang. Dia bertengkar dengan saya, dengan Cristiano, dengan Casemiro, dengan Rashford. Dia tidak mau memainkan saya, dan terkadang situasinya menjadi penuh tekanan," lanjut Fred.

2 dari 4 halaman

Fred Soroti Perselisihan Ten Hag dengan Ronaldo

Fred juga mengungkap pandangannya mengenai konflik antara Ten Hag dan Cristiano Ronaldo. Menurutnya, perbedaan usia Ronaldo dengan tuntutan permainan yang diinginkan Ten Hag menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hubungan keduanya.

Ronaldo kehilangan tempat reguler di starting XI ketika Ten Hag berusaha menerapkan permainan dengan intensitas tinggi. Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi perselisihan yang membuat hubungan keduanya semakin buruk.

"Dia ingin tim berlari, tetapi Cristiano sudah lebih tua. Dia mencadangkan Cristiano, lalu terjadilah perselisihan," ujar Fred.

"Di bawah Ten Hag, hanya pemain-pemain Belanda-nya yang bermain. Dia adalah pelatih yang dipenuhi kelompok-kelompok tertentu, tetapi secara taktik dia adalah salah satu pelatih terbaik yang pernah bekerja dengan saya," sambung Fred.

3 dari 4 halaman

Fred Puji Cara Solskjaer Kelola Pemain

Pengalaman Fred bersama Ole Gunnar Solskjaer memberikan kesan yang berbeda. Ia menilai pelatih asal Norwegia tersebut mampu menjaga hubungan dengan pemain dan menciptakan kebersamaan di dalam skuad.

Fred mengakui Solskjaer mendapat bantuan dari para asistennya dalam sesi latihan. Namun, ia tetap menilai kemampuan Solskjaer dalam mengelola kelompok menjadi salah satu kelebihannya sebagai pelatih.

"Solskjaer bagus dalam mengelola kelompok, tetapi dia dibantu oleh para asistennya dalam latihan," beber Fred.

"Dia mampu menyatukan kelompok," lanjut Fred.

4 dari 4 halaman

Fred Kenang Sosok Jose Mourinho

Fred juga memberikan penilaian positif terhadap Jose Mourinho, pelatih yang membawanya ke Manchester United pada 2018. Keduanya kembali bekerja sama ketika Fred memperkuat Fenerbahce.

Mourinho bahkan sempat dikaitkan dengan posisi pelatih Timnas Brasil sebelum Carlo Ancelotti ditunjuk. Fred mengaku sempat menunjukkan rumor tersebut kepada Mourinho dan mendapatkan respons langsung dari mantan pelatih Manchester United itu.

"Mourinho adalah sosok yang hebat, dia lucu. Saya baru saja bersamanya di Fenerbahce dan dia yang membawa saya ke Manchester United," ujar Fred.

"Sebelum Carlo Ancelotti datang, nama Mourinho sempat disebut-sebut untuk menangani tim nasional Brasil. Jadi, saya menunjukkan rumor tersebut kepadanya dan dia berkata: 'Pergilah, saya tidak akan ke mana-mana. Saya akan menangani klub saya di sini.' Dia benar-benar sosok yang baik," pungkas Fred.

Sumber: Goal International


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL