
Bola.net - Cody Gakpo akhirnya angkat bicara mengenai kegagalan transfernya dari Liverpool ke Manchester City pada musim panas lalu. Penyerang asal Belanda itu mengakui proses tersebut menjadi periode yang berat bagi dirinya dan keluarga.
Gakpo sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester City pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas. Namun, kesepakatan yang bernilai jutaan pounds tersebut tidak terwujud hingga bursa transfer ditutup.
Situasi tersebut tidak hanya berdampak pada rencana karier Gakpo. Ia juga harus menghadapi berbagai persoalan pribadi selama proses transfer berlangsung sebelum akhirnya memutuskan untuk menerima apa pun hasil akhirnya.
Kini, Gakpo memilih mengalihkan perhatian sepenuhnya kepada Liverpool. Ia juga mengakui bahwa performanya pada musim sebelumnya memang belum memenuhi standar yang dituntut dari pemain The Reds.
Gakpo Akui Musim Panas yang Berat

Gakpo tidak ingin mengungkap seluruh detail mengenai proses yang hampir membawanya meninggalkan Anfield. Ia hanya menyebut periode tersebut sangat menguras tenaga, baik bagi dirinya maupun orang-orang terdekatnya.
Ketertarikan Manchester City membuat masa depan Gakpo menjadi bahan pembicaraan pada penghujung bursa transfer. Namun, setelah kepindahan tersebut gagal terealisasi, pemain berusia 27 tahun itu memilih membiarkan semuanya berlalu.
"Saya tidak tahu apakah Anda ingin membahasnya secara detail, tetapi tidak ada gunanya membicarakannya. Itu adalah musim panas yang sulit bagi saya, keluarga saya, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan sepak bola serta kehidupan," kata Gakpo kepada The Telegraph.
"Jadi, ya, saya membiarkan semuanya terjadi, dan semuanya berakhir seperti ini," lanjut Gakpo.
Gakpo Ingin Menikmati Hidup Bersama Keluarga

Gakpo juga mengakui bahwa musim panas tersebut menjadi pengalaman yang sangat berat dalam berbagai aspek. Alih-alih terus memikirkan kepindahan yang tidak terjadi, ia kini berusaha kembali menikmati kesehariannya.
Dukungan dari keluarga dan teman menjadi bagian penting bagi Gakpo untuk melewati situasi tersebut. Ia ingin mengarahkan energinya kepada kehidupan pribadi dan aktivitasnya bersama rekan-rekan di Liverpool.
"Ini adalah cerita yang sangat panjang. Musim panas itu sangat berat, dalam segala hal. Saya hanya membiarkan semuanya meresap dan melihat bagaimana akhirnya, dan semuanya berakhir seperti ini," ujar Gakpo.
"Sekarang, semuanya sudah seperti ini. Saya hanya ingin menikmati hidup bersama keluarga dan teman-teman saya, serta bermain sepak bola bersama rekan-rekan setim saya di sini dan di klub," tegas Gakpo.
Gakpo Pahami Kritik Suporter Liverpool

Selain persoalan transfer, Gakpo juga sempat menghadapi kritik setelah performanya bersama Liverpool pada musim sebelumnya dinilai belum sesuai harapan. Ia memahami bahwa bermain untuk klub besar membuat seorang pemain selalu dituntut memberikan penampilan terbaik.
Gakpo tidak ingin menyalahkan pihak lain atas kritik yang diterimanya. Ia justru mengakui bahwa dirinya masih bisa memberikan kontribusi yang lebih baik dibandingkan musim lalu.
"Ketika Anda bermain untuk klub besar seperti Liverpool, Anda harus tampil bagus. Saya tidak ingin membicarakan orang lain atau pemain lain, tetapi saya tahu saya sendiri bisa tampil jauh lebih baik daripada musim lalu," kata Gakpo.
"Saya tidak tahu apakah kritik itu tidak adil. Mungkin memang begitu, tetapi dalam satu sisi saya bisa memahaminya. Di Liverpool, Anda harus menang, tampil bagus, dan menunjukkan bahwa Anda adalah salah satu klub terbaik di dunia. Kami tidak melakukan itu musim lalu, termasuk saya. Memang seperti itulah," lanjut Gakpo.
Gakpo Fokus Jalani Peran Baru di Liverpool

Gakpo kini memiliki kontrak jangka panjang bersama Liverpool hingga 2030. Di bawah arahan Andoni Iraola, ia juga menjalani peran berbeda dengan ditempatkan di sisi kanan setelah Liverpool gagal mendatangkan beberapa pemain yang menjadi target.
Gakpo menyadari dirinya perlu meningkatkan performa setelah musim sebelumnya berjalan di bawah ekspektasi. Karena itu, ia memilih berkonsentrasi pada hal-hal yang masih bisa dikendalikan daripada memikirkan sesuatu di luar kendalinya.
"Kami harus melakukan hal-hal yang bisa kami kendalikan dengan sebaik mungkin. Itulah satu-satunya hal yang bisa saya lakukan dan sisanya berada di luar kendali kami," jelas Gakpo.
"Jika saya tidak memiliki kendali atas suatu situasi, saya tidak akan mengkhawatirkannya. Saya hanya melakukan pekerjaan saya," pungkasnya.
Sumber: Goal International
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Khaldoon Al Mubarak Buka Suara soal Kasus Finansial Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:49
-
Gakpo Buka Suara soal Gagal Pindah ke Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:24
-
Apakah Erling Haaland Punya Klausul Khusus jika Manchester City Terdegradasi?
Liga Inggris 26 September 2026, 20:49
LATEST UPDATE
-
Cedera Terbaru Kylian Mbappe Soroti Riwayat Kebugarannya di Real Madrid
Liga Spanyol 26 September 2026, 22:34
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Vietnam Menang Tipis atas Filipina
Tim Nasional 26 September 2026, 22:09
-
Lionel Scaloni Bahas Kontrak Baru dengan Argentina, Era Tanpa Lionel Messi di Depan Mata
Piala Dunia 26 September 2026, 21:59
-
Khaldoon Al Mubarak Buka Suara soal Kasus Finansial Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:49
-
Gakpo Buka Suara soal Gagal Pindah ke Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:24
-
Apakah Erling Haaland Punya Klausul Khusus jika Manchester City Terdegradasi?
Liga Inggris 26 September 2026, 20:49
-
Thom Haye Pastikan Indonesia Siap Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 19:39
-
Link Live Streaming Vietnam vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 18:29
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Menang Telak 4-0 atas Pakistan
Tim Nasional 26 September 2026, 18:14
-
Antonio Conte Dikaitkan ke MU, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 26 September 2026, 17:43
-
4 Klub Premier League Bisa Tuntut Manchester City, Nilai Kompensasinya Tembus Rp4 Triliun
Liga Inggris 26 September 2026, 17:01
-
Manchester United Bisa Dapat 2 Gelar Premier League jika Trofi Manchester City Dicabut
Liga Inggris 26 September 2026, 16:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




















KOMENTAR