Manchester City Dilaporkan Bersalah dalam 114 Kasus, Apa Hukuman yang Menanti?

Manchester City Dilaporkan Bersalah dalam 114 Kasus, Apa Hukuman yang Menanti?
Ekspresi Skuad Manchester City di Derby Manchester (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Manchester City dilaporkan telah dinyatakan bersalah dalam hampir seluruh dari 115 pelanggaran aturan keuangan Premier League yang dituduhkan kepada mereka. Laporan tersebut muncul setelah proses hukum yang berlangsung selama bertahun-tahun, tetapi perkara ini belum benar-benar berakhir karena sanksi belum ditentukan.

Menurut laporan The Athletic, panel independen menemukan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Putusan tersebut belum dipublikasikan secara resmi, sementara Manchester City tetap membantah melakukan pelanggaran dan diperkirakan akan mengajukan banding.

Kasus ini bermula dari investigasi Premier League yang berlangsung lebih dari empat tahun sebelum dakwaan diumumkan pada Februari 2023. Persidangan kemudian dimulai pada September 2024 dan mencakup dugaan pelanggaran terkait informasi keuangan, pembayaran pemain dan pelatih, aturan UEFA serta kewajiban bekerja sama dalam penyelidikan.

Lantas, apa dampak putusan tersebut terhadap Manchester City? Ada sejumlah kemungkinan yang masih terbuka, mulai dari pengurangan poin dan denda hingga kemungkinan degradasi, sementara status gelar yang diraih pada periode terkait juga menjadi salah satu pertanyaan besar.

1 dari 3 halaman

Apa Sebenarnya 115 Dakwaan Manchester City?

Premier League mengajukan 115 dakwaan terhadap Manchester City pada Februari 2023 setelah penyelidikan panjang. Tuduhan tersebut berkaitan dengan periode 2009/10 hingga 2017/18 untuk sebagian besar pelanggaran finansial, ditambah dugaan kegagalan bekerja sama dalam penyelidikan sejak 2018 hingga 2023.

Dari jumlah tersebut, 54 dakwaan berkaitan dengan dugaan kegagalan memberikan informasi keuangan secara akurat. Ada pula 14 dakwaan mengenai informasi pembayaran pemain dan pelatih, lima terkait kepatuhan terhadap aturan UEFA, tujuh mengenai Profitability and Sustainability Rules atau PSR, serta 35 dakwaan terkait kerja sama dalam penyelidikan Premier League.

Manchester City selalu membantah melakukan kesalahan dalam perkara tersebut. Klub juga sebelumnya menyatakan memiliki bukti yang mereka anggap kuat untuk membantah tuduhan yang diajukan Premier League.

Laporan terbaru menyebut panel independen telah mengambil keputusan setelah proses persidangan selesai. Namun, karena putusan tertulis belum dipublikasikan, rincian lengkap mengenai setiap dakwaan yang dinyatakan terbukti masih belum dapat dipastikan secara resmi.

2 dari 3 halaman

Sanksi Apa yang Bisa Dihadapi Manchester City?

Putusan bersalah tidak otomatis berarti Manchester City langsung terdegradasi. Panel masih harus menentukan sanksi dan pilihan yang tersedia mencakup pengurangan poin, denda serta hukuman lain sesuai kewenangan yang dimiliki komisi disipliner.

Pengurangan poin dapat diberikan untuk musim berjalan atau dalam bentuk hukuman yang ditangguhkan. Jika jumlah pengurangan poin sangat besar, dampaknya secara olahraga dapat membuat Manchester City terdegradasi tanpa harus ada keputusan eksplisit untuk mencabut status mereka sebagai anggota Premier League.

Kemungkinan Manchester City dikeluarkan dari Premier League juga menjadi bagian dari pembahasan mengenai sanksi terberat. Namun, belum ada keputusan bahwa hukuman tersebut akan diberikan dan belum ada kepastian mengenai bentuk sanksi yang nantinya dipilih panel.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah proses banding. Manchester City diperkirakan akan mengajukan banding terhadap putusan tersebut, sehingga hasil yang dilaporkan saat ini belum menjadi akhir dari seluruh proses hukum.

3 dari 3 halaman

Apakah Gelar Manchester City Bisa Dicabut?

Manchester City meraih tiga gelar Premier League dalam periode yang tercakup dalam dakwaan, yakni pada musim 2011/12, 2013/14 dan 2017/18. Mereka juga memenangkan FA Cup pada 2010/11 serta tiga gelar EFL Cup pada 2013/14, 2015/16 dan 2017/18.

Kemungkinan pencabutan gelar menjadi salah satu isu yang paling banyak dibicarakan setelah laporan putusan tersebut. Namun, status gelar tersebut belum berubah karena belum ada keputusan resmi mengenai sanksi, dan pencabutan gelar bukan hukuman yang secara otomatis mengikuti putusan bersalah.

Jika gelar akhirnya dicabut, pertanyaan berikutnya adalah apakah trofi tersebut akan diberikan kepada klub yang menjadi runner-up. Hal tersebut juga belum diputuskan dan tidak ada kepastian bahwa gelar secara otomatis akan dialihkan kepada klub lain.

Untuk Premier League, klub yang berada di posisi kedua pada musim-musim tersebut adalah Manchester United pada 2011/12, Liverpool pada 2013/14 dan Manchester United lagi pada 2017/18. Namun, daftar tersebut hanya menunjukkan posisi akhir klasemen dan bukan keputusan mengenai siapa yang akan menerima gelar jika sanksi pencabutan gelar benar-benar diterapkan.

Sumber: BBC


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL