Rodri Percaya Manchester City Tidak Bersalah dalam Kasus Pelanggaran Finansial

Rodri Percaya Manchester City Tidak Bersalah dalam Kasus Pelanggaran Finansial
Pemain Manchester City, Rodri, beraksi dalam pertandingan Piala Dunia Antarklub melawan Wydad AC di Philadelphia, Rabu (18/6/2025). (c) AP Photo/Chris Szagola

Bola.net - Rodri percaya Manchester City tidak melakukan pelanggaran finansial seperti yang dituduhkan Premier League. Mantan gelandang City tersebut tetap yakin dengan klub hingga ada keputusan yang membuktikan sebaliknya.

Manchester City dinyatakan bersalah atas mayoritas dari 115 aturan finansial yang dituduhkan Premier League. Namun, klub masih akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

Rodri menyampaikan pandangannya saat menghadiri konferensi pers jelang pertandingan Spanyol melawan Inggris di Wembley. Pemain berusia 30 tahun itu kini telah bergabung dengan Barcelona sejak Agustus.

Keyakinan Rodri terhadap City tidak terlepas dari pengalaman klub dalam kasus sebelumnya. Ia merujuk pada keputusan Court of Arbitration for Sport (CAS) pada 2020 ketika City dibebaskan dari tuduhan pelanggaran financial fair play.

1 dari 4 halaman

Rodri Tetap Percaya pada Manchester City

Rodri mengatakan para pemain City masih memegang keyakinan yang disampaikan klub terkait kasus tersebut. Menurutnya, keyakinan itu akan tetap ada sampai City benar-benar dinyatakan bersalah melalui proses hukum.

"Mereka selalu menyatakan keyakinan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan dan kami mempercayai hal itu," kata Rodri.

"Sampai mereka terbukti bersalah, kami akan mempercayai klub. Mereka selalu memberi tahu kami tentang keyakinan mereka terhadap ketidakbersalahan klub," lanjutnya.

2 dari 4 halaman

Rodri Ingat Kasus Manchester City pada 2020

Rodri kemudian mengingat kasus yang pernah dihadapi City pada 2020. Saat itu, City sempat dijatuhi larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim oleh UEFA sebelum akhirnya dibebaskan CAS.

Menurut Rodri, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan para pemain tetap percaya kepada klub dalam menghadapi kasus terbaru. Ia melihat adanya kemiripan dalam proses hukum yang sedang dijalani City saat ini.

"Kami memiliki contoh pada 2020 ketika prosesnya sama dan pada akhirnya tidak terjadi apa-apa," jelas Rodri.

"Kami pernah menghadapi sesuatu yang serupa, kami menjalani proses hukum yang mirip. Tuduhannya berbeda, tetapi prosesnya serupa," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Rodri Yakin Manchester City Akan Dibuktikan Tidak Bersalah

Rodri menyebut City juga sempat dinyatakan bersalah pada tahap awal dalam kasus 2020. Namun, keyakinan para pemain terhadap klub pada akhirnya terbayar setelah keputusan tersebut dibatalkan.

"Dalam kasus itu, pada tingkat pertama kami juga dinyatakan bersalah, tetapi kami percaya kepada klub dan ketidakbersalahan yang selalu dipertahankan klub. Pada akhirnya, kami dibebaskan," ujar Rodri.

"Jadi, saya percaya pada sistem keadilan dan saya percaya pada ketidakbersalahan klub," tegasnya.

4 dari 4 halaman

Rodri Tolak Trofi Manchester City Dicabut

Kasus Premier League tersebut mencakup periode ketika City memenangkan delapan trofi. Koleksi itu terdiri dari tiga gelar Premier League, tiga Piala Liga, satu Community Shield, dan satu Piala FA.

Rodri menilai pencapaian yang diraih bersama City tidak bisa begitu saja dihapus. Ia juga menekankan bahwa trofi-trofi tersebut diperoleh melalui kerja keras selama berada di lapangan.

"Apa yang kami raih, mereka tidak bisa mengambilnya dari kami," tegas Rodri.

"Itu adalah sesuatu yang tidak bisa dibayar dengan uang. Itu dibayar dengan usaha, dengan pengorbanan, dengan, Anda tahu, kebersamaan setiap hari," lanjutnya.

"Saya bisa mengatakan bahwa semuanya memang layak kami dapatkan, dan saya senang bisa menjalani salah satu era terbaik dalam sepak bola Inggris di sini," pungkas Rodri.

Sumber: BBC


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL